Rem Diduga Blong, Bus Pendaki Gunung Lawu Tabrak Rumah Makan
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Seorang janda penjual toko kelontong di Jalan Melati Raya Dukuh Sanggrahan RT 004 RW 001 Grogol, Sukoharjo ditemukan membusuk di samping etalase pada Rabu (10/2/2021).
Penemuan jasad itu berawal saat warga mencari sumber bau busuk di lingkungan tersebut sekitar pukul 12.15 WIB. Sumber bau berasal dari dalam rumah korban yang diketahui bernama Sumiyati, 71. Kecurigaan warga semakin menjadi karena korban sejak empat hari lalu tidak terlihat lagi.
BACA JUGA: Korban Banjir Minta Bantuan Beras, Petugas Dinsos Pekalongan Asyik Karaoke
"Jadi awalnya kami curiga kok ada bau busuk seperti batang tikus tapi lebih menyengat lagi. Kita cari-cari ternyata sumber bau dari dalam rumah Bu Sumiyati," kata salah satu warga setempat, Ismail kepada JIBI.
Merasa curiga, warga lantas melaporkan ke RT setempat. Bersama pengurus RT warga membuka pintu rumah sekaligus toko kelontong tersebut dengan kondisi tidak dikunci. Warga terkejut saat membuka pintu melihat jasad korban terbujur kaku di dekat etalase toko.
"Kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak enak," katanya.
Warga lantas melaporkan penemuan jasad tersebut ke aparat Polsek Grogol. Polisi tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Camat Grogol Bagas Windaryanto mengatakan korban merupakan seorang janda yang hidup jauh dari anak-anaknya. Korban diketahui terlihat terakhir oleh para tetangga pada Sabtu (6/2/2021) malam. Saat itu korban terlihat menutup toko kelontongnya.
BACA JUGA: Banyak Warga Tertular Covid, Satu Kampung di Bantul Terancam Lockdown
"Sejak Sabtu malam itu korban sudah tidak terlihat lagi. Jadi warga curiga dan ada bau busuk ternyata korban sudah meninggal dunia," katanya.
Proses evakuasi jasad korban dilakukan dengan protokol kesehatan secara ketat. Petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Polisi juga melakukan visum ditempat terhadap jasad korban, untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Ir Soekarno.
"Kondisi jasadnya sudah rusak. Badannya juga sudah membengkak diperkirakan meninggal empat hari lalu. Dan dugaan sementara karena sakit menahun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Bus rombongan pendaki Gunung Lawu mengalami kecelakaan di Ngargoyoso, Karanganyar. Polisi menduga rem bermasalah saat melintas jalur menurun.
Pilur PAW 2026 digelar serentak di 66 kalurahan di tiga kabupaten DIY. Warga diingatkan menjaga ketertiban dan kerukunan.
Disdikpora Jogja meminta sekolah meningkatkan kewaspadaan influenza, pemantauan kesehatan, PHBS, dan deteksi dini untuk mencegah penularan.
Stasiun Lempuyangan ditata menjadi stasiun khusus penumpang. Aktivitas angkutan semen direncanakan pindah ke Stasiun Prambanan.
Bawaslu Bantul mendorong Pilur 2026 bebas politik uang dengan memperkuat gerakan Desa Anti Politik Uang di 30 kalurahan.
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.