KPK Gelar OTT ke-22 pada 2026, Sejumlah Pihak Diamankan Terkait BNPB
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA — Kementerian Pertanian (Kementan) memperkirakan tren harga eceran telur ayam ras akan mengalami penurunan sampai pertengahan Februari 2021 apabila permintaan terhadap komoditas ini tidak meningkat signifikan.
Kepala Bidang Harga Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Inti Pertiwi mengatakan pemicu turunnya harga telur adalah produksi yang berlimpah namun tidak terserap banyak oleh pasar.
Kondisi itu akibat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) terutama di wilayah Jawa yang diperpanjang sampai 8 Februari 2021 sehingga mengakibatkan konsumsi dan permintaan telur ayam berkurang.
"Proyeksi kami jika tidak ada upaya menahan turunnya harga telur, harga akan turun sampai minggu kedua Februari," kata Isti dikutip melalui Antara, Sabtu (30/1/2021).
Isti menjelaskan, penurunan harga hingga Februari 2021 terlihat dari neraca bulanan yang surplus hingga 38.136 ton. Setelah itu harga telur akan mengalami peningkatan hingga akhir Mei 2021 hingga mencapai Rp25.453 per kilogram pada Mei 2021 karena defisit telur sebanyak 23.780 ton.
Seperti diketahui harga telur ayam di tingkat peternak saat ini di kisaran Rp16.000-Rp17.000 per kilogram, berdasarkan data Asosiasi Peternak Layer Nasional. Harga tersebut jauh di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp19.000-Rp 21.000 per kilogram, berdasarkan ketentuan Permendag No.7/2020.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 29 Januari 2021, harga rata-rata telur ayam ras segar secara nasional di tingkat konsumen mencapai Rp26.650 per kilogram.
Menyikapi hal ini, peternak layer atau telur ayam ras yang tergabung dalam Koperasi Peternak Unggas Sejahtera Blitar berkirim surat kepada Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, terkait permintaan agar pemerintah dapat menyerap telur produksi peternak sebagai Bahan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
KPK mengonfirmasi OTT ke-22 sepanjang 2026 terkait BNPB. Sejumlah pihak diamankan dan masih dimintai keterangan.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 14 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.