IHSG Anjlok ke Level 6.196 Dipicu Gejolak Timur Tengah
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Miliarder dan Pendiri Microsoft Bill Gates/Telegraph.co.uk
Harianjogja.com, JAKARTA - Pendiri Microsoft Bill Gates optimistis masyarakat di negara-negara kaya tak akan lagi merasakan pandemi pada akhir 2021.
Masyarakat di negara-negara kaya akan kembali ke kehidupan normal. Asumsinya, vaksin dapat diluncurkan ke sekitar 70 persen hingga 80 persen populasi mereka.
Gates juga menunjukkan optimismenya terkait pandemi, termasuk pengembangan teknologi vaksin mRNA yang sangat dipercepat yang digunakan dalam vaksin produksi Pfizer-BioNtech dan Moderna.
Dalam lima hingga 10 tahun ke depan, kata Gates, vaksin mRNA akan menjadi lebih cepat dan lebih murah untuk dikembangkan, lebih mudah diukur, dan lebih stabil untuk disimpan. Pengembangan vaksin jenis ini membuka peluang di masa depan untuk melawan penyakit seperti HIV dan malaria.
"Ini membawa harapan baru bagi vaksin yang belum ada---bahwa kita bisa mendapatkannya lebih cepat," kata Gates dalam wawancara dengan Reuters dan dilansir Antara, Rabu (27/1/2021).
Dalam wawancara itu, Bill Gates juga memperkirakan negara-negara miskin akan tertinggal enam hingga delapan bulan di belakang negara yang lebih kaya dalam mendapatkan akses ke vaksin Covid-19 untuk melindungi populasi mereka terhadap pandemi.
Sosok filantropi ini mengatakan peluncuran vaksin Covid-19 pertama sebagai masalah distribusi yang sulit. Perilisan vaksin itu pun dinilai memberi tekanan pada lembaga global, pemerintah, dan pembuat obat.
"Setiap politisi berada di bawah tekanan untuk mengajukan tawaran agar negara mereka bisa berada di urutan atas dalam antrean (pasokan vaksin)," kata Gates.
Yayasan Bill dan Melinda Gates sejauh ini telah berkomitmen sebesar 1,75 miliar dolar AS (sekitar Rp24,7 triliun) untuk tanggapan global terhadap pandemi Covid-19, termasuk dana untuk inisiatif berbagi vaksin, COVAX, yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan didukung oleh sejumlah produsen vaksin.
COVAX, yang dipimpin oleh aliansi vaksin GAVI, bertujuan untuk memberikan 2,3 miliar dosis vaksin Covid-19 hingga akhir tahun, termasuk 1,8 miliar dosis ke negara-negara miskin secara gratis. Fasilitas ini berharap dapat memulai pengiriman bulan depan.
Gates, yang mengatakan pasokan vaksin melalui COVAX akan \'sedang\' pada awalnya.
"Jumlah total dosis yang akan dimiliki GAVI (dan COVAX) pada paruh pertama tahun ini masih sangat sedang. Ya, mereka akan mendapatkan beberapa dosis, tetapi jika Anda membandingkan kapan mereka akan mencapai persentase cakupan yang sama dengan negara kaya---di situlah menurut saya enam sampai delapan bulan, berdasarkan skenario terbaik," kata Gates.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Reuters
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 25 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.