Kantor Bupati Bulungan Ludes Terbakar, 1 Petugas Damkar Terluka
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
Seorang guru bahasa Inggris sedang mengajar saat dilaksanakannya sedang sekolah tatap muka di salah satu rumah warga di Kota Kupang, NTT Senin (10/08/2020)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Pendapat para guru terbelah soal sekolah tatap muka pada masa pandemi Covid-19 tahun ini.
Hal tersebut terungkap dari Survei Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). Survei tersebut menyebutkan sebagian guru menyatakan setuju, sementara sebagian lainnya menyatakan tidak setuju.
Wakil Sekretaris Jenderal FSGI Mansur mengatakan pihaknya melakukan survei terhadap 6.513 guru pada 19-22 Desember 2020. Dalam survei itu, 49,36 persen atau 3.215 guru menyatakan setuju dimulainya sekolah tatap muka.
Sebanyak 45,27 persen atau 2.948 orang menyatakan tidak setuju. “Sebanyak 5,37 persen ragu-ragu,” kata Mansur seperti dilansir Tempo.co, Minggu (3/1/2021).
Mansur mengatakan para guru yang setuju beralasan bahwa banyak materi pelajaran yang sulit disampaikan melalui pembelajaran jarak jauh. Dia mengatakan ada pula pelajaran praktik yang tidak mungkin dilakukan lewat pembelajaran jarak jauh.
Adapun mereka yang tidak setuju mayoritas karena kasus Covid-19 masih tinggi. Para guru, kata dia, yang banyak berusia 50 tahun ke atas sehingga khawatir tertular Covid-19.
Sebaliknya, menurut survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia menunjukkan mayoritas siswa atau sekitar 70 persen setuju dengan dimulainya pembelajaran jarak jauh.
Para siswa menyatakan kesulitan dalam menyerap sejumlah materi dan banyak pelajaran praktek yang tidak bisa dilakukan dari jarak jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.