Indonesia Masuk 20 Besar Negara dengan Utang Terbesar
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Logo SNMPTN 2020
Harianjogja.com, JAKARTA – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) kembali melakukan persiapan menuju pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.
Ketua Pelaksana LTMPT Budi Widyobroto menjelaskan, pada dasarnya dari segi persyaratan sekolah dan peserta untuk SNMPTN 2021 tak jauh berbeda dari 2020, hanya saja persyaratan memilih program studi dibedakan.
Dia menjelaskan, tahun ini siswa akan memilih dua program studi berbeda, salah satunya harus di perguruan tinggi negeri (PTN) yang berada di satu provinsi yang sama dengan SMA/SMK.
BACA JUGA : UPNVY Terima 715 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN
“Pada prinsipnya setiap siswa dapat memilih dua prodi, baik dari satu atau dua PTN. Khusus SNMPTN, artinya kalau pilih dua prodi, misalkan siswanya dari Makassar ya harus mengambil salah satu prodi di PTN yang ada di Makassar juga,” jelas Bud mengutip webinar LTMPT, Sabtu (12/12/2020).
Adapun, siswa yang sudah diterima SNMPTN tidak diperkenankan untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN).
“Maka pilihan [prodi] 1 dan 2 harus sama senangnya. Kalau misalnya hanya senang salah satu ya pilih satu prodi saja,” kata Budi.
Secara umum, LTMPT menyebutkan persyaratan untuk ikut SNMPTN 2021 sebagai berikut:
Untuk sekolah:
1. SMA/MA/SMK yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
2. Ketentuan Akreditasi:
- Akreditasi A: 40 persen terbaik di sekolah
- Akreditasi B: 25 persen terbaik di sekolah
- Akreditasi C dan lainnya: 5 persen terbaik di sekolah
3. Mengisi Pangakalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Data siswa yang diisikan hanya yang eligible dan sesuai dengan ketentuan
Kemudian, untuk peserta:
1. Siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada tahun 2021 yang memiliki prestasi unggul
2. Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN
3. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS
4. Memiliki nilai rapor semester 1 sampai 5 yang telah diisikan di PDSS, dan
5. Peserta yang memilih program stufi bidang seni dan olah raga wajib mengunggah portofolio.
BACA JUGA : UNY Terima 1.552 Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNMPTN
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
IMF memproyeksikan Indonesia berada di peringkat ke-19 utang pemerintah terbesar dunia pada 2026, dengan rasio utang terhadap PDB 40,75%.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.