KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebuah penelitian belum lama ini menemukan berapa lama virus Corona bertahan di kulit.
Penelitian dari Jepang menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 bisa beratahan lima kali lipat lebih lama di kulit manusia daripada virus flu. Hal ini yang membuat para peneliti menegaskan perlunya untuk sering-sering mencuci tangan.
Melansir dari Medicalxpress, virus corona Covid-19 bisa bertahan hingga 9 jam, sementara virus flu hanya 1,8 jam. Penelitian ini telah ditebitkan pada jurnal Clinical Infectious Diseases.
BACA JUGA: Luka Berat karena Kecelakaan di Tol Cipali, Hanafi Rais Dilarikan ke RS MH Thamrin Purwakarta
"Sembilan jam kelangsungan hidup SARS-CoV-2 atau virus corona penyebab Covid-19 pada kulit manusia dapat meningkatkan risiko penularan kontak dibandingkan dengan IAV (virus influenza A), sehingga mempercepat pandemi," catat para peneliti.
Tim peneliti menguji kulit yang dikumpulkan dari spesimen otopsi, sekitar satu hari setelah kematian. Baik virus corona maupun virus flu dinonaktifkan dalam waktu 15 detik dengan menggunakan etanol yang digunakan dalam pembersih tangan.
"Kelangsungan hidup SARS-CoV-2 yang lebih lama pada kulit meningkatkan risiko penularan kontak. Namun, menjaga kebersihan tangan dapat mengurangi risiko ini," kata penelitian tersebut.
Studi tersebut mendukung pedoman Organisasi Kesehatan Dunia untuk mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh untuk membatasi penularan virus. Saat mencuci tangan, cobalah untuk membersihkan secara keseluruhan hingga 20 detik menggunakan air dan sabun.
Apabila mencuci tangan pakai sabun tidak memungkinkan, gantilah dengan menggunakan hand sanitizer atau gel pembersih tangan. Jangan lupa juga untuk selalu memakai masker, terutama di tempat ramai dan ruang dengan ventilasi yang buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Menkum Supratman Andi Agtas meluruskan polemik sound horeg. Kementerian Hukum disebut tak pernah menerbitkan hak cipta sound horeg.
AI mulai menjadi teman curhat bagi sebagian orang. Sejumlah penelitian mengungkap hubungan AI dengan kesepian, kedekatan emosional, dan ketergantungan.
Eko Suwanto mengucapkan HUT ke-270 Kota Jogja dan mendorong Pemkot memperkuat anggaran pro rakyat untuk menekan kemiskinan.
Nusron Wahid absen pemeriksaan KPK karena agenda internal ATR/BPN. KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan dalam kasus dugaan korupsi.
Gibran menghormati putusan MK soal gugatan ijazah dan menegaskan dirinya menempuh pendidikan S1 di Singapura.