Viral Video Ambulans Ditembaki Gas Air Mata

Sunartono
Sunartono Rabu, 14 Oktober 2020 11:37 WIB
Viral Video Ambulans Ditembaki Gas Air Mata

Video viral ambulans ditembaki gas air mata. /@Instagram.

Harianjogja.com, JOGJA—Video sebuah ambulans berusaha kabur dan ditembaki apparat kepolisian viral di media sosial bersamaan dengan aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020).

Video ambulans yang kabur kemudian ditembaki kepolisian diunggah beberapa kali oleh akun Instagram @majeliskopi08 pada Selasa (13/10/2020). Akun medsos ini mengunggah beberapa fokus video baik dari atas Gedung, samping kanan hingga kiri pengambilan gambar saat ambulans dikejar aparat kepolisian.

BACA JUGA : Beredar Draf Omnibus Law UU Cipta Kerja 812 Halaman

“Dari Video ini terlihat ambulans Mundur kencang dikejar aparat lantas dikejar kemudian melaju kencang melepaskan diri dari aparat. Tunggu update selanjutnya mengenai ambulans ini kenapa dikejar dan ditembaki dengan gas air mata. Terkonfirmasi oleh sobat-sobat yang baik di sini di daerah Menteng Huis, Selasa Sore 13/10,” tulis akun Instagram @majeliskopi08 dengan mengunggah video dari sisi kiri ambulans tampak berjalan mundur dengan cepat.

Akun ini juga membagikan kondisi ambulans setelah dikejar kepolisian.

“Ini adalah kondisi ambulans dan isi dalamnya kelihatan lewat video. Apakah ada batu kerakal pasir semen kusen dll? Ambulans adalah armada kedaruratan medis bukan armada toko bangunan,” tulis akun Instagram @majeliskopi08.

BACA JUGA : Ini Link untuk Download PDF Omnibus Law UU Cipta Kerja

Ratusan netizen memberikan komentar terkait unggahan video tersebut.

“Kalo gak salah koq lari sih, bikin penasaran,” kata akun @mochamadsetyobudy.

“Ini deket kantor saya min, persis di Menteng Huis, sempat videoin Ketika ambulance ini lewat depan kantor. Aslii merinding,” kata akun @diansreno484.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online