Begini Kronologi Cabup Indramayu Nina Agustina Marah dengan Warga
Video Calon Bupati Indramayu nomor urut 3, Nina Agustina yang terlibat perselisihan dengan warga di salah satu desa Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) memberikan vaksin imunisasi kepada balita di Posyandu Kunir, Desa Sukaurip, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (10/8/2020). Pemerintah mulai mengaktifkan kembali posyandu desa yang sempat terhenti sejak pandemi COVID-19 dengan memperketat protokol kesehatan dan menyesuaikan kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru./ANTARA FOTO-Dedhez Anggara
Harianjogja.com, JAKARTA — Imunisasi secara rutin sejak usia dini mampu mencegah seseorang terjangkit berbagai penyakit berbahaya. Masyarakat harus dapat memperhatikan secara seksama waktu dan saat imunisasi, serta sebaiknya dilakukan secara berkala.
Hal itu diungkapkan Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertajuk "Vaksin: Melindungi Diri, Melindungi Negeri" yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), dikutip dari siaran pers, Jumat (2/10/2020). "Imunisasi melindungi diri dari penyakit berbahaya dan juga aman bagi manusia," ujarnya.
Baca juga: Terinfeksi Covid, Donald Trump Terancam Komplikasi
Lebih lanjut, vaksin yang diberikan pada setiap anak saat imunisasi merupakan hasil penelitian yang panjang oleh para ahli.
Dari hasil tersebut, sambung Vensya, para ahli mampu membuat formulasi yang ampuh untuk mencegah seseorang terinfeksi virus berbahaya yang dapat mengancam jiwa. Vaksin yang sudah ditemukan pun mampu menangkal virus berbahaya seperti Tuberkulosis (TBC), rubella, pneunomia, perkusis, dan bahkan kanker mulut rahim.
Baca juga: 4 Cara Mencegah Penyakit Jantung Sejak Usia Muda
Pemerintah, lanjutnya, telah memiliki rencana jangka panjang yang detail terkait upaya pemberantasan penyakit berbahaya tersebut melalui kegiatan imunisasi.
Bahkan, langkah itu pun sudah berbuah manis yakni pemberantasan penyakit berbahaya melalui imunisasi telah mendapat pengakuan dari negara lain. Contohnya, pada 2006, Indonesia telah berhasil melakukan memberantas penyakit polio.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Video Calon Bupati Indramayu nomor urut 3, Nina Agustina yang terlibat perselisihan dengan warga di salah satu desa Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.