Pengamat UI Minta RI Kurangi Ketergantungan Energi Impor
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- FDA telah memberikan perintah penggunaan darurat untuk mengizinkan jutaan masker KN95 dan N95 diimpor dari seluruh dunia untuk membantu mengatasi kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) para tenaga kesehatan Amerika Serikat (AS).
Namun, menurut laporan yang diterbitkan secara online pada 22 September lalu, sebanyak 60-70 persen masker yang diimpor AS dari China mungkin tidak memenuhi standar keamanan minimum negara adidaya tersebut.
Baca juga: PLN Peduli Salurkan 500 Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Covid-19
Dilansir dari Science Alert, para peneliti di ECRI , sebuah organisasi nirlaba independen yang meneliti keamanan dan efektivitas biaya dalam perawatan kesehatan, menguji hampir 200 masker KN95 dari 15 produsen berbeda.
Mereka menemukan bahwa mayoritas masker menyaring kurang dari 95 persen partikel. Padahal itu standar angka dalam melindungi tenaga kesehatan dan perlindungan pertama dari kemungkinan infeksi virus corona Covid-19.
Temuan ini pun dapat menunjukkan bahwa dari ratusan ribu masker yang diimpor dari China selama pandemi, hingga 70 persen mungkin kurang protektif daripada yang diiklankan.
Baca juga: Pendaftar Kartu Prakerja Mencapai 30 Juta Orang, Tapi yang Dapat 5,5 Juta Saja
"Kami menemukan bahwa banyak yang tidak aman dan efektif melawan penyebaran Covid-19. Menggunakan masker yang tidak memenuhi standar AS menempatkan pasien dan petugas kesehatan garis depan pada risiko infeksi," kata Dr. Marcus Schabacker, presiden dan CEO ECRI, dalam siaran pers.
Studi ini mengikuti penelitian lain yang menemukan bahwa sebanyak 60 persen masker N95 dan KN95 yang diimpor gagal memenuhi persyaratan keselamatan minimum, menurut pengujian oleh Institut Nasional AS untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (NIOSH).
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyadari masalah dengan beberapa masker impor. Mereka pun telah merilis panduan untuk mengenali produk di bawah standar yang mungkin disalahartikan sudah memenuhi standar negara.
Dalam beberapa kasus, petugas perawatan kesehatan AS mengatasi kekurangan masker bersertifikat dengan menggunakan kembali respirator N95 (yang disterilkan), atau menggunakan respirator yang telah kedaluwarsa. Penelitian menunjukkan bahwa ini mungkin perlindungan yang lebih baik daripada alternatif lain , termasuk masker bedah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pengamat UI Muhammad Syaroni Rofii mendorong pemerintah memperkuat sektor energi dan mengurangi ketergantungan impor di tengah geopolitik global.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 16 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 10 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan, stasiun tujuan, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.