Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Keputusan tiba-tiba dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC US). Mereka menghapus informasi dari situs website mereka tentang virus corona dapat menyebar melalui udara dan dapat \'terbang\' dengan jarak lebih dari 1,8 meter.
Mereka juga menghapus pernyataan yang mengatakan bahwa virus corona biasanya menyebar ketika orang mengirup partikel yang diproduksi orang lain.
"Versi draft perubahan yang diusulkan untuk rekomendasi ini diunggah secara keliru ke situs resmi badan tersebut. CDC saat ini memperbarui rekomendasinya mengenai penularan SARS-CoV-2 melalui udara. Setelah proses ini selesai, bahasa pembaruan akan diunggah," jelas Jason McDonald, juru bicara CDC, kepada CNN.
Baca juga: Sebut Virus Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Udara, CDC Imbau Jauhi Orang Sejauh 1,8 Meter
CDC mengatakan bahwa informasi soal penyebaran virus corona melalui udara diunggah secara diam-diam pada Jumat (18/9/2020) lalu.
Setelah unggahan tersebut, CDC langsung merepons CNN dan pada Senin (21/9/2020) mereka mengatakan kembali ke pedoman sebelumnya.
Di sisi lain, sebelum pedoman ini kembali seperti semula, beberapa ahli justru senang karena banyak yang menekankan selama berbulan-bulan bahwa virus corona dapat menyebar melalui partikel kecil yang melayang lebih lambat di udara.
Itulah sebabnya, The Verge melaporkan, ventilasi di dalam ruangan untuk membersihkan sisa virus dan memakai masker untuk membantu memblokir partikel yang dihembuskan, sama pentingnya.
Hanya saja, hingga kini CDC dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mau mengakui peran yang mungkin dimainkan partikel kecil di udara dalam penyebaran penyakit.
Pada awal pandemi, mereka menyimpulkan bahwa SARS-CoV-2 menyebar dari orang ke orang ketika mereka melakukan kontak dekat, yakni melalui tetesan besar yang dihasilkan ketika salah satu dari mereka batuk atau bersin.
Sedangkan penelitian sekarang menunjukkan ada cara lain penularan virus, termasuk melalui aerosol.
Tetapi pedoman di CDC dan WHO tidak berubah secara substansial. Hal itu karena WHO ingin melihat lebih banyak bukti sebelum membuat keputusan tentang metode penularan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Tesla menghapus radio FM dan DAB pada Model 3 RWD baru di Australia. Pengguna kini mengandalkan TuneIn berbasis internet.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen