Arab Saudi Ancam Denda Rp93 Juta bagi Jemaah Haji Ilegal
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
Menteri Sosial Juliari Batubara saat berkunjung ke SMPN 1 Turi Sleman, Sabtu (22/2/2020)./Harian Jogja-Hery Setiawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Sosial Juliari Peter Batubara mengingatkan kaum muda untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
"Jangan sampai karena kita harus melek teknologi, lalu luntur nilai-nilai Pancasila kita, luntur nilai kegotongroyongan kita," katanya di Jakarta, Senin (1/6/2020), bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
"Jangan malah yang penting diri sendiri survive atau keluarga sendiri saja yang survive," ujarnya lagi.
Ia mengatakan, nilai-nilai luhur Pancasila harus selalu mewarnai kehidupan bangsa pada masa perkembangan cepat teknologi dan aliran informasi. Informasi yang tidak benar dan hoaks yang menimbulkan perpecahan tidak boleh dibiarkan.
"Ini antara lain kemajuan teknologi yang tentunya anak-anak muda sekarang sangat melek. Yang penting kemajuan itu jangan sampai melunturkan nilai luhur Pancasila kita," ujarnya.
"Ini hal-hal yang kelihatannya simpel, tapi apabila anak-anak muda sekarang bisa lakukan maka dampaknya sangat besar bagi kemajuan bangsa," politisi PDI Perjuangan itu menambahkan.
Menteri Sosial juga mengemukakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini merupakan momentum untuk kembali pada falsafah Pancasila, untuk hidup bersama, bergotong royong, dan mempererat persatuan guna memerangi Covid-19.
Ia yakin bangsa Indonesia bisa memenangi perang melawan Covid-19 bila berpegang pada nilai-nilai Pancasila, yang antara lain bisa diterapkan dengan disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus.
"Jadi mulai dari diri kita, kemudian keluarga kita dan lingkungan kita. Dengan kita mulai dari diri kita sendiri, tentunya ini akan berkontribusi sangat baik terhadap keberhasilan kita dalam menghadapi atau menanggulangi Covid-19 ini," katanya.
Dia juga mengemukakan pentingnya saling bantu untuk meringankan beban warga yang kehidupannya menjadi sulit akibat pandemi Covid-19.
"Jadi ini adalah cara dari kegotongroyongan kita. Saya kira ini wujud nyata yang konkret dari nilai Pancasila, nilai gotong royong yang bisa sangat relevan kita terapkan di tengah-tengah pandemi ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arab Saudi akan mendenda hingga Rp93 juta bagi jemaah haji ilegal tanpa izin resmi dan memberi sanksi deportasi serta larangan masuk 10 tahun.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.