Yusril Tegaskan Kasus Penyadapan Ponsel Presiden oleh Polisi Tak Mengarah ke Makar
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kasus virus Corona penyebab Covid-19 di Kulonprogo menurun.
Jumlah kasus terkonfirmasi positif dan warga yang memiliki potensi terjangkit Covid-19 di Kulonprogo terus melandai. Sejak tiga hari terkahir, pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat hanya menyisakan satu orang.
Menurut paparan data dari Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati, jumlah warga yang memiliki indikasi terjangkit selaras dengan pasien yang sembuh, yakni mengalami penurunan. Ia mengungkapkan, belum terdapat penambahan pasien dalam pengawasan (PDP) maupun kasus konfirmasi positif.
"Kulonprogo saat ini hanya menyisakan satu orang pasien terkonfirmasi positif yang dirawat, ditambah dengan empat PDP yang juga masih dirawat di rumah sakit," ujar Baning, saat dihubungi SuaraJogja.id, Minggu (31/5/2020).
Kendati begitu, Baning tetap meminta semua pihak, khususnya masyarakat, untuk tetap waspada dan tidak boleh lengah dalam menghadapi kondisi seperti ini. Apalagi di tengah pencanangan new normal, yang makin giat diserukan oleh pemerintah, masyarakat Kulonprogo tetap harus melaksanakan protokol kesehatan yang berlaku.
"Langkah antisipasi masih perlu terus dilaksanakan, tidak boleh santai-santai meskipun datanya seperti itu. Lagi pula kita tidak tahu jika ada Orang Tanpa Gejala [OTG], jadi ya jaga-jaga," ungkapnya.
Ditambahkan Baning, guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan SDM Kesehatan Kulon Progo, pihaknya telah melaksanakan on the job training (OJT) untuk pengambilan swab hidung dan tenggorokan. Kegiatan itu dilakukan oleh 26 orang Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM), atau yang biasa disebut analis kesehatan dari UPTD Puskesmas dan UPTD Labkesda Kulon Progo.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo Astungkara mengapresiasi semua pihak yang telah membantu dalam menekan, bahkan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kulonprogo. Masyarakat yang punya andil penting juga tidak luput dari perhatian.
"Ini menunjukkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sudah cukup baik," ujarnya.
Pihaknya berharap, masyarakat masih terus melakukan PHBS dan menaati protokol yang ada dalam aktivitas sehari-hari. Jika hal itu bisa terus dijalankan, bukan tidak mungkin kasus tidak akan bertambah lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Yusril Ihza Mahendra menegaskan kasus dugaan penyadapan ilegal oleh tiga personel Polri tidak mengarah pada tindak pidana makar.
China memimpin investasi infrastruktur kereta api dunia. Simak lima negara dengan belanja terbesar, mulai dari Jepang hingga Jerman.
Konsistensi dalam mengembangkan pendidikan kependudukan selama tiga tahun mengantarkan SD Negeri Kasihan, Kabupaten Bantul, DIY, meraih juara 1 nasional
PSS Sleman menjamu PSGC Ciamis pada laga pembuka Grup F I League Cup 2026. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Prekuel film 5cm berjudul 5cm Revolusi Hati tayang 24 Desember 2026. Film ini mengisahkan persahabatan, cinta pertama, dan petualangan di Banyuwangi.
Mengenal perjalanan karier Listyo Sigit Prabowo, mulai dari Kapolres Surakarta, ajudan Jokowi, Kapolri, hingga menjabat Kepala Staf Kepresidenan.