13 Anak Bajang Diruwat di Dieng, Ada yang Minta Kambing hingga Motor Trail
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Ilustrasi jenazah/Ist-Okezone
Harianjogja.com, PADANG - Satu warga Bukittinggi yang positif Covid-19 dan dirawat di RSUP M. Djamil Padang meninggal dunia sekira pukul 04.30 WIB dan dikuburkan sekira pukul 11.00 WIB, Rabu (8/4/2020). Kabar tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.
"Kondisi saat meninggal wanita berusia sekira 35 tahun meninggal dunia dalam keadaan hamil delapan bulan, kita terpukul soal ini warga kita meninggal," terangnya, Rabu (8/4/2020).
Warga yang meninggal itu baru diketahui dia positif pada sore tadi setelah labor Unand mengeluarkan hasil tes swab. "Hasil tes swab itu baru keluar sore tadi diketahui almarhumah positif Covid-19," terangnya.
Ramlan menjelaskan awalnya kejadian itu pada Senin 6 April mengalami kejang-kejang kemudian dilarikan ke rumah sakit Yarsi Bukittinggi yang selanjutnya pada malam di hari yang sama pasien itu di rujuk ke M. Jamil Padang.
"Pasien itu hanya pasien biasa namun di M. Jamil Padang pasien dilakukan swab dan hasilnya keluar positif Covid-19," ungkapnya.
Untuk tindak lanjutnya, tim akan melakukan pengecekan jejak pasien dengan siapa melakukan kontak, biar diketahui siapa-siapa saja. "Kalau diketahui nanti akan diperiksa secara intensif," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Konservasi di Indonesia dinilai masih meminggirkan masyarakat adat. Isu ini dibahas dalam Peoples’ Conservation Summit 2026 di Jogja.
TNI AD menjelaskan kondisi jembatan gantung Pongpet di Pangandaran setelah tali sling penahan jembatan terlepas usai peresmian.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meninjau jalan rusak sekaligus mendorong percepatan perbaikan dan penyerapan anggaran.
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mendorong Festival Babad Siti Kemantren tidak berhenti sebagai kegiatan pelestarian sejarah, tetapi berkembang menjadi penggerak