Terinspirasi Film Boneka Pembunuh, Gadis 15 Tahun di Jakarta Habisi Nyawa Bocah 6 Tahun

Newswire
Newswire Sabtu, 07 Maret 2020 20:27 WIB
Terinspirasi Film Boneka Pembunuh, Gadis 15 Tahun di Jakarta Habisi Nyawa Bocah 6 Tahun

Ilustrasi pembunuhan/Antaranews-Ridwan Triatmodjo

Harianjogja.com, JAKARTA - Gadis berusia 15 tahun berinsial NF tega membunuh bocah perempuan berusia enam tahun di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Diduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Kasus ini terkuak saat NF menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat pada Jumat (6/3/2020) pagi. Aksi pembunuhan tersebut terjadi saat korban main di rumah NF di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2020).

Sebelum dimasukkan ke dalam lemari kamarnya, pelaku yang masih di bawah umur itu sempat meminta korban untuk mengambil mainan yang berada di dalam bak kamar mandi.

Setelah bocah nahas tersebut berada di dalam bak, NF lantas menenggelamkannya. Tak hanya ditenggelamkan, NF juga mencekik leher korban saat berada di dalam bak. Setelah bocah itu lemas, NF lantas membawa korban keluar dari dalam bak dan memasukkannya dalam lemari. 

NF mengakui puas setelah membunuh bocah cilik tersebut. Bahkan, di hadapan polisi, dia mengakui tidak menyesal seusai menyumpal dan menyekap korban berinisial APA hingga tewas dalam lemari. 

"Si pelaku ini dengan sadar diri menyatakan telah membunuh dan menyatakan ‘saya tidak menyesal tapi saya merasa puas’," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020) sore.

Selain itu, NF mengaku pembunuhan sadis yang ia lakukan terispirasi dari film Chucky, boneka pembunuh yang populer pada tahun 1988. NF juga suka menonton film Slender Man.

Film Slander Man yang menampilkan karakter fiksi ini digambarkan seperti pria tipis tinggi dengan tanpa wajah, mempunyai tentakel dan mengenakan baju hitam dengan dasi merah. The Slender Man umumnya suka menculik atau melukai orang, terutama anak-anak.

"Tersangka ini sering menonton film horor. Salah satunya Chucky, Slender Man. Film favorit pelaku Slender Man film tentang pembunuhan remaja,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolrestro Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Datangkan Ahli Psikologi

Heru melanjutkan, pihaknya akan terus mendalami kasus ini. Bahkan, polisi bakal memanggil ahli psikologi untuk mengecek kejiwaan NF. "Ini butuh pendalaman lebih dalam mungkin kami akan panggil ahli psikiater [kejiwaan]," ucapnya.

Peringatan Redaksi: artikel ini berisi rincian serangan, sehingga diminta kebijaksaan para pembaca. Semuanya untuk memberi detail modus pelaku pembunuhan agar setiap orang bisa senantiasa waspada.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online