Pemain PSIM Asal Argentina Pulga Vidal Rayakan Natal di Jogja
Pulga Vidal merayakan Natal 2025 di Yogyakarta bersama keluarga. Pemain PSIM itu tetap menjaga profesionalisme meski libur Natal.
Ilustrasi/Msutoday
Harianjogja.com, JAKARTA - Para ahli medis dan WHO menyatakan salah satu cara yang paling ampuh dalam menghindari penularan Virus corona adalah hidup bersih dan mencuci tangan dengan teratur. Penularan virus Covid 19 ini bisa melalui media tangan, yang kemudian masuk melalui mulut, hidung dan mata ketika seseorang memegang wajahnya.
Karena itu, anjuran mencuci tangan dengan rutin untuk menghilangkan virus wajib dilakukan untuk pencegahan penularan virus corona.
Tapi, bukan sekadar mencuci tangan biasa saja. Ada cara standar yang dikeluarkan WHO untuk mencuci tangan yang ideal untuk mencegah penularan bakteri ataupun virus.
Mencuci tangan ini memiliki prinsip memakai cairan antiseptik dengan menggosokkan tangan (handrub) atau dengan air mengalir dan sabun antiseptik (handwash).
Handrub dilakukan selama 20-30 detik sedangkan handwash 40-60 detik. Lima kali melakukan handrub sebaiknya diselingi satu kali handwash.
Berikut 6 langkah cuci tangan yang benar menurut WHO yaitu :
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pulga Vidal merayakan Natal 2025 di Yogyakarta bersama keluarga. Pemain PSIM itu tetap menjaga profesionalisme meski libur Natal.
Disdag Kota Jogja menemukan Minyakita dijual Rp21.000 per liter di Pasar Giwangan sebelum pedagang mendapat pembinaan.
Oman dan Iran membahas kebebasan navigasi Selat Hormuz di tengah negosiasi Iran-AS dan potensi pelonggaran sanksi minyak.
Pasangan pengantin di Bekasi rugi Rp85,5 juta usai diduga menjadi korban penipuan wedding organizer yang kabur jelang resepsi pernikahan.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Antrean penyeberangan saat libur Iduladha 2026 diprediksi naik hingga 20%, terutama di lintasan Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.