Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Dokter sedang melakukan perawatan pada pasien virus corona. /Reuters
Harianjogja.com, SEMARANG- Tim dokter RSUP Dokter Kariadi Semarang mengklaim tidak ada pasien positif virus corona yang dirawat oleh pihaknya.
Pasien meninggal yang sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUP Dokter Kariadi Semarang dinyatakan positif influenza tipe A atau virus H1N1 OMD 09 yang menyebabkan wabah flu babi. Saat ini, satu pasien yang masih dirawat di ruang isolasi kondisinya semakin membaik.
RSUP Dr Kariadi menegaskan pasien yang meninggal pada Minggu (23/2/2020) bukan karena virus korona. Hal ini diketahui setelah hasil laboratorium Puslitbangkes Kementerian Kesehatan keluar.
Anggota tim penyakit infeksi new-emerging dan re-emerging Fathur Nurcholis menegaskan, pasien diketahui mempunyai riwayat kunjungan ke negara Spanyol. Kondisi pasien melemah karena dipicu virus H1N1.
"Data yang kami dahulukan itu negatif korona. Lah terus penyebabnya apa? dari hasil pemeriksaan, penyebabnya itu H1N1," ujar Fathur di RSUP Dr Kariadi Semarang, Kamis (27/2/2020).
Dia menjelaskan, kemungkinan penularan virus ini kepada korban karena bakteri atau jamur. Gejalanya pun sama seperti orang flu pada umumnya.
"Bisa karena bakteri, jamur. Jadi penyakit-penyakit yang menyerupai orang flu," katanya.
Sebelumnya, satu dari tiga pasien yang diduga terpapar virus korona (Covid-19) di RSUP Dr Kariadi meninggal dunia.
Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Dr Kariadi Agoes Oerip Poerwoko menjelaskan, kematian pasien bukan karena virus corona.
"Ada satu pasien kami yang sempat diobservasi karena maraknya wabah korona beberapa hari lalu. Tapi dia meninggal bukan karena suspect. Akan tetapi dia sakit pernapasan akut," katanya, Selasa (25/2/2020).
Penanganan pasien meninggal dunia itupun diberlakukan khusus melihat pasien pernah diisolasi dan saat itu hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan belum keluar. Jenazah pun dibungkus plastik setelah dimandikan.
"Sampai pada saat pasien itu meninggal, kami perlakukan sama seperti pada saat simulasi. Dan itu sudah biasa kami lakukan pada saat penanganan kasus flu burung," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.