12 WNI Dibebaskan Lewat Amnesti Myanmar, Ini Penanganannya
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Presiden Joko Widodo di Banten. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) di kapal Diamond Princess ternyata masih harus melalui negosiasi antara Pemerintah Indonesia dengan pemerintah Jepang. Pasalnya, kapal tersebut masih berada di Pelabuhan Yokohama, Jepang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan proses negosiasi tidaklah mudah. Untuk itu, pemerintah masih berupaya bernegosiasi dengan Pemerintah Jepang untuk proses evakuasi 78 anak buah kapal (ABK) Diamond Princess.
"Tidak segampang itu diplomasi negoisasi. Tapi, kami akan berusaha secepat cepatnya untuk negoisasi ini," kata Jokowi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (26/2/2020).
Saat ditanya lebih jauh soal bentuk negosiasi, Jokowi meminta hal tersebut ditanyakan pada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Efenddi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Sebab, banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang.
"Tanyakan ke Menko PMK dan Menkes, karena banyak hal. Karena masalahnya ini sudah menjalar ke banyak negara. Awalnya China, kemudian Korea juga, di Jepang, Iran, dan Italia," sambungnya.
Eks Gubernur DKI Jakarta itu menyebut semua keputusan harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, hal tersebut menyangkut hajat hidup orang banyak.
"Semua keputusan harus hati-hati. Tidak boleh tergesa-gesa. Kita punya 267 juta penduduk RI yang harus dikalkulasi. Saya pesen ke menteri, ke Menko, hati-hati mengkalkulasi, seperti ke Natuna kemarin," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan pemerintah sudah memiliki dua opsi evakuasi bagi WNI di kapal Diamond Princess, yakni melalui jalur darat dan laut. Namun, dalam hal ini pemerintah tetap mempertimbangkan semua risiko-risikonya.
"Ada dua, jalur laut dan pesawat. Ada risiko dan hitung-hitungan semuanya. Pulaunya di mana juga belum. Jangan dianggap mudah," tutupnya.
Sebelumnya, WNI yang berada di kapal Diamond Princess berjumlah 78 orang. Mereka bekerja sebagai kru kapal Diamond Princess. Namun empat dari mereka dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Termutakhir, jumlah tersebut bertambah menjadi 9 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto seusai mendapat informasi dari Pemerintah Jepang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Sebanyak 12 WNI menerima amnesti dari Myanmar setelah menjalani hukuman. KBRI Yangon memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.
Telkomsel menilai anak muda wajib menguasai AI seperti ChatGPT dan Claude, tetapi kemampuan itu harus diimbangi etika penggunaannya.
Pasar gim Indonesia mencapai Rp32 triliun pada 2025. Komdigi melihat esports sebagai penggerak ekonomi digital dan lapangan kerja.
FEB UGM menggandeng Hochschule Osnabrück Jerman melalui IDB untuk mencetak doktor praktisi. UKT program ini Rp50 juta per semester.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sebanyak 33 penerbangan terdampak.
Kasus keracunan MBG mencapai 50.059 korban. Pakar hukum menjelaskan peluang jerat pidana akibat kelalaian maupun kesengajaan.