Aston Villa Juara Liga Europa 2025-2026, Freiburg Dibantai 3-0
Aston Villa juara Liga Europa 2025/26 usai mengalahkan Freiburg 3-0 di final berkat gol Tielemans, Buendia, dan Morgan Rogers.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA- Nasib tragis dialami Ben Littlewood, seorang remaja 17 tahun dari Manchester. Ia meninggal dunia setelah menoleh terlalu cepat. Saat itu ia sedang membuat teh untuk adiknya lalu mendadak pingsan.
Sang ibu yang melihat anaknya jatuh pingsan di dapur langsung membawanya ke rumah sakit terdekat. Setelah 8 hari menjalani perawatan di rumah sakit, Ben dinyatakan meninggal dunia.
Pemeriksaan medis di Stockport meyakini bahwa kematian Ben akibat menoleh terlalu cepat. Sehingga cara itu menyebabkan arteri robek dan membekukan darahnya di otak.
Karena usianya yang masih muda, dokter tidak menyadari bahwa pria itu juga menderita stroke setelah 4 hari dirawat di rumah sakit secara intensif.
Seorang dokter yang melakukan pemindaian otak Ben sebelum meninggal lantas mengatakan belum pernah menemukan kasus seperti ini selama 12 tahun menjadi tim medis.
"Dia memiliki hati yang lapang dan bisa membantu siapa pun," kata ibu Ben, Vicki Brocklehurst dikutip dari The Sun.
Vicki mengatakan bahwa sehari-hari Ben bekerja di tempat kayu dan ingin bergabung dengan Tentara Teritorial setelah lulus dari perguruan tinggi.
Menurut sang ibu, Ben adalah seorang anak, kakak, sepupu dan cucu yang baik. Selain itu, Ben juga seorang pelajar terbaik. Seumur hidup, Ben diketahui tidak memiliki masalah kesehatan, mengonsumsi obat-obatan maupun minum alkohol.
Karena itu, sang ibu mengira anaknya terjatuh dan kepalanya terbentur sehingga ia langsung memanggil ambulans. Para medis yang datang pun langsung memberi tahu bahwa ada benjolan dan luka di dahi anaknya.
Setelah tiba di Rumah Sakit Tameside, Ben langsung menjalani CT scan dan dokter menyatakan bahwa kondisi otaknya normal.
Awalnya, dr Shiva Koteeswaran, seorang ahli radiologi meminta Ben melakukan CT scan karena menduga ada pendarahan di otak atau tumor. Apalagi Ben juga memiliki benjolan di dahi yang dikira mengalami patah tulang tengkorak.
Tetapi, Shiva melihat bahwa kondisi tengkorak Ben sangat normal. Ternyata Ben justru mengalami trombosis arteri yang sangat jarang dan Shiva belum pernah menemukan kasusnya selama 12 tahun menjadi dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Aston Villa juara Liga Europa 2025/26 usai mengalahkan Freiburg 3-0 di final berkat gol Tielemans, Buendia, dan Morgan Rogers.
PLN memberikan diskon tambah daya listrik 50 persen hingga 2 Juni 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.
Jadwal drawing Kualifikasi Piala Asia U20 2027 digelar Kamis 28 Mei 2026. Timnas Indonesia U20 masuk Pot 2.
Di momentum Hari Kebangkitan Nasional, Gojek mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengatur 92% pendapatan untuk pengemudi ojol
Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman telah memasuki tahap akhir.
Cristian Chivu sukses membawa Inter Milan meraih double winner Serie A dan Coppa Italia musim 2025/2026.