Harga Oli Pertamina Naik 17 Persen, Ini Penyebabnya
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di Kantor DPC PDIP Solo, Jateng. /Suara.com-Ari Purnomo
Harianjogja.com, SOLO--Kritik soal dinasti politik sempat dilontarkan terhadap kabar majunya Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Solo.
Keinginan putra pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk maju di Pemilihan Wali Kota Solo (Pilwakot) Solo ditanggapi beragam oleh publik. Ada yang mendukung langkah Gibran Rakabuming dan ada juga yang menyebut keputusannya adalah bentuk dari dinasti politik.
Menanggapi hal tersebut, Gibran menyebut jika memang menerapkan dinasti politik, tentunya ia akan memilih kursi menteri atau posisi yang lebih strategis di pemerintahan Jokowi-Ma\'ruf.
"Saya kan ikut kontestasi politik, bisa dipilih bisa tidak. Bisa kalah bisa menang. Kalau dinasti politik mungkin saya kemarin minta jadi menteri atau apa saja," kata Gibran yang dikutip dari Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (11/11/2019)
Pada kesempatan itu pula, ia menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk maju di kancah perpolitikan Kota Solo. Oleh karena itu, ia tidak mau menunggu Jokowi purna tugas terlebih dahulu dari Presiden RI.
"Ini sudah zamannya anak muda, sudah zamannya smartphone yang kebanyakan penggunannya anak milenial. Jadi, ini memang momennya anak muda," sambung pengusaha katering ini.
Kemudian, ia juga mengungkap tujuannya masuk ke dunia politik. Ia ingin menghilangkan citra buruk politik yang terkadang disebut kotor oleh masyarakat Indonesia.
"Saya mulai menyadari sebagai anak muda, kita harus mulai mengubah stereotype, mulai mengubah mindset orang-orang, bahwa politik itu selalu kotor," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka memperlihatkan keseriusannya untuk maju di Pilwakot Solo. Hal ini terbukti saat Gibra Rakabuming mengunjungi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri beberapa waktu yang lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 20 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek waktu keberangkatan dari tiap stasiun menuju Palur.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.