29 Tewas Akibat Serangan Bom saat Salat Jumat di Afganistan

Newswire
Newswire Sabtu, 19 Oktober 2019 02:57 WIB
29 Tewas Akibat Serangan Bom saat Salat Jumat di Afganistan

Ilustrasi mayat/Ist-Okezone

Harianjogja.com, KABUL--Bom meledak di dalam masjid di wilayah timur Afganistan saat ibadah shalat Jumat berlangsung hingga 29 orang diperkirakan tewas dan lebih dari 100 orang luka-luka. Hal itu disampaikan anggota dewan provinsi di Nangarhar, Sohrab Qaderi.

"Jumlah korban jiwa kemungkinan akan terus bertambah, karena regu pencari dan penyelamat masih berusaha mengeluarkan jasad-jasad korban dari reruntuhan bangunan," kata Qaderi, Jumat (18/10/2019).

Sementara itu, juru bicara gubernur Nangarhar, Attaulah Khogyani, mengatakan atap masjid runtuh akibat ledakan bom. Khogyani belum dapat memastikan jumlah korban tewas. Namun, ia menyebut lebih dari 20 orang meninggal karena ledakan bom.

Belum ada kelompok garis keras yang sejauh ini menyatakan bertanggung jawab atas ledakan bom di Nangarhar itu.  Sekitar dua hari yang lalu, bom juga meledak di Alishang, Provinsi Laghman, wilayah timur Afghanistan. Bom diledakkan di bawah mobil truk yang terparkir dekat kantor polisi di Alishang .

Sedikitnya tiga anggota kepolisian tewas dan puluhan orang, yang sebagian besar anak-anak, luka-luka. Kelompok garis keras Taliban menyatakan pihaknya bertanggung jawab atas aksi teror bom di Alishang tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online