Ngeri! Penyakit Kronis Kini Serang Usia Muda, Begini Cara Mencegahnya
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Petugas memadamkan lahan yang terbakar di kawasan Aia Pacah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu (21/9/2019). /ANTARA FOTO-Iggoy el Fitra
Harianjogja.com, KALIMANTAN UTARA--Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda Bulungan, Kalimantan Utara, di Kilometer 9 Tanjung Selor, sejak Sabtu siang (28/9/2019).
Salah seorang petugas Pemadam Kebakaran (PMK) Kalimantan Utara Mohammad Zain di Tanjung Selor, Sabtu malam menjelaskan ada dua titik api.
Lokasi Karhutla diperkirakan bukan milik konsesi perusahaan, namun lahan warga karena dekat pemukiman.
Setelah tim melibatkan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, PMK, dan warga maka api baru bisa dikendalikan tadi malam (28/9/2019).
"Semoga besok tidak terjadi kabut asap lagi," ujarnya.
Mengenai luas lokasi terbakar serta penyebabkan, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Pihaknya berharap agar warga mengikuti perintah Kapolda untuk tidak membuka lahan dengan pembakaran.
Beberapa bekas lahan terbakar milik konsesi perusahaan di Bulungan telah dipasang garis polisi karena dalam penyelidikan Polda Kaltara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.