Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Ilustrasi buaya./JIBI
Harianjogja.com, SAMPIT - Buaya yang biasa beraktivitas di Sungai Mentaya dilaporkan sudah menyasar sampai ke perairan kawasan pusat Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng). Warga diminta untuk waspada.
"Hasil identifikasi kami, satwa yang muncul sempat terlihat oleh warga itu adalah buaya jenis buaya muara dengan panjang sekitar satu meter," kata Komandan Jaga Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Pos Sampit, Muriansyah di Sampit, Rabu (18/9/2019).
Kemunculan buaya di perairan Sampit menjadi perhatian masyarakat setelah videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman itu, seorang warga yang sedang menaiki kelotok merekam kemunculan buaya berukuran sedang. Saat didekati, buaya itu tenggelam.
Viral video tersebut menjadi perhatian BKSDA karena buaya tersebut muncul di perairan yang dekat dengan permukiman dan ramai aktivitas warga. Muriansyah pun turun menelusurinya.
Ternyata, kemunculan buaya tersebut direkam oleh seorang motoris kelotok penyeberangan bernama Ijan. Lokasi kemunculan buaya tersebut berada di tengah Sungai Mentaya, sekitar 200 meter dari Pusat Perbelanjaan Mentaya.
Muriansyah ditemani Ijan untuk melihat lokasi kemunculan buaya. Sesampainya di lokasi, Ijan menunjukkan lokasi kemunculan buaya dan menjelaskan buaya yang dilihatnya.
"Kami menduga yang muncul itu memang buaya. Tadi kami sekalian memberikan pengarahan dan imbauan kepada warga agar berhati-hati kalau melihat buaya," kata Muriansyah.
Makin seringnya buaya muncul di perairan dekat permukiman warga diduga karena satwa ganas itu makin kesulitan mendapatkan makanan di habitat aslinya sehingga kelaparan dan mencari makanan sampai ke perairan dekat permukiman warga.
Sementara itu, kemunculan buaya tersebut menjadi perhatian warga karena perairan sekitar Pusat Perbelanjaan Mentaya terbilang berada di pusat kota dan ramai aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, kemunculan buaya tersebut mulai menimbulkan kecemasan warga yang selama ini beraktivitas di sungai, khususnya mandi dan mencuci. Mereka khawatir makin banyak buaya berkeliaran dan akan menyerang warga.
"Khawatirnya makin banyak buaya. Mudahan saja tidak sampai seperti di kawasan Selatan yang sering terjadi serangan buaya terhadap manusia, bahkan ada yang sampai meninggal dunia," demikian Husni, salah seorang warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.