UAJY dan Gita Wirjawan Soroti Masa Depan Strategis Asia Tenggara
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membuka rangkaian Dies Natalis ke-61 bertema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’
Din Syamsuddin/Ist-ACT
Harianjogja.com, JAKARTA- Hingga Maret 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan publikasi bahwa lebih dari 25 juta jiwa di Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan. Sikap kedermawanan dari berbagai pihak menjadi solusi permasalahan kemanusiaan dengan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.
Berbagai dampak akan timbul jika kemiskinan ini terus membelenggu. Upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya peran satu pihak saja, namun juga seluruh elemen bangsa. Berbagai solusi perlu segera digulirkan, demi secepatnya mengentaskan kemiskinan. Sementara itu, terdapat delapan provinsi yang mengalami kenaikan tingkat kemiskinan. Delapan provinsi itu meliputi Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat dan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara dan Tenggara, Maluku Utara, serta Papua.
Tokoh nasional Din Syamsuddin menyampaikan, lembaga-lembaga filantropi juga perlu menyediakan sebuah sistem agar permasalahan ini juga segera dapat diatasi. “Jelas, kemiskinan memerlukan kepedulian sosial, solidaritas sosial, kedermawanan. Maka lembaga-lembaga filantropi seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT) perlu memikirkan sebuah sistem yang tepat. Sehingga, sistem ini bisa memberdayakan perekonomian, dan akhirnya bisa menuntaskan kemiskinan umat, kemiskinan di masyarakat selama ini,” kata Din melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (12/9/20190.
Din Syamsuddin menambahkan, kedermawanan itu adalah sebuah hal nyata yang sudah tertanam di dalam diri bangsa Indonesia seperti saat terjadi bencana alam. “Memang kedermawanan itu nyata adanya. Pada saat terjadinya bencana alam atau bencana sosial, terlihat kegairahan, semangat dari berbagai elemen masyarakat mengulurkan tangan kedermawanan, memberikan bantuan bahkan datang langsung ke lokasi,” ungkap Din.
Cara kerja filantropi dapat dihasilkan dari semangat kedermawanan yang organik dengan kesadaran individu maupun kolektif. Gerakan #IndonesiaDermawan menjadi semangat dalam menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan.
Semangat kebersamaan ini yang akan terus dihidupkan melalui Gerakan Nasional yang digalakkan oleh ACT dengan mengajak seluruh bangsa untuk memberikan kontribusi terbaiknya. Gerakan #IndonesiaDermawan adalah gerakan inklusif yang berusaha mengajak publik berkontribusi menyelesaikan permasalahan kemanusiaan di Indonesia dan dunia berupa advokasi dan implementasi nilai-nilai kedermawanan ke seluruh masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membuka rangkaian Dies Natalis ke-61 bertema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.