Anak Usaha UGM SWAP Siap IPO, Bidik Dana Rp45,22 Miliar
Anak usaha UGM, SWAP, bersiap IPO dengan harga Rp130-Rp140 per saham dan target dana Rp45,22 miliar pada September 2026.
Ilustrasi mahasiswa menunjukman produk pengawet makanan yang dibuat dari kulit udang hasil penelitian./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JAKARTA--Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Prof Ainun Naim mengatakan perlu ada kompensasi yang menarik untuk peneliti agar tetap melakukan penelitian.
"Kompensasi untuk peneliti ini hendaknya mendekati dunia industri. Sehingga para peneliti ini tetap melakukan penelitian," ujar Ainun dalam acara manajemen talenta yang diselenggarakan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Dia menambahkan adanya keluhan peneliti asing yang sudah mendidik peneliti lokal, namun kemudian bukan menjadi peneliti tapi jadi birokrat. Kemudian juga ada kecenderungan para peneliti pindah ke dunia industri.
Ainun menjelaskan para peneliti di sejumlah kampus masih mendapatkan kompensasi yang rendah, padahal pekerjaan meneliti sangat dibutuhkan saat ini, agar melahirkan inovasi.
"Pekerjaan kita saat ini bagaimana melakukan manajemen talenta, sehingga bonus demografi benar-benar dimanfaatkan dengan baik."
Ainun juga menyebut sejumlah terobosan dilakukan oleh Kemenristekdikti untuk meningkatkan kapasitas peneliti di Tanah Air. Salah satunya bekerja sama dengan kampus luar negeri yakni Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. Melalui kerja sama itu, sebanyak 30 profesor di MIT akan ditempatkan di sejumlah kampus untuk berbagi pengetahuan.
Kerja sama itu memiliki nilai investasi yang cukup besar yakni 10 juta dolar AS per tahunnya dan sebanyak lima juta dolar untuk biaya peneliti Indonesia bisa menggunakan laboratorium MIT. Model kerja sama seperti itu juga dilakukan Singapura.
"Kami menaruh perhatian sangat besar bagi peneliti, karena memang inovasi ini kuncinya pada penelitian."
Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan ilmuwan diaspora Indonesia di luar negeri membantu calon peneliti melanjutkan studi ke luar negeri. Dengan kerja sama itu, kata dia, biaya yang dikeluarkan untuk studi doktoral di luar negeri tidak membutuhkan biaya yang besar karena pola perekrutan yang berbeda, yang mana mahasiswa itu melakukan penelitian di kampus itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anak usaha UGM, SWAP, bersiap IPO dengan harga Rp130-Rp140 per saham dan target dana Rp45,22 miliar pada September 2026.
Pansus DPRD DIY menilai pencegahan bunuh diri perlu menyasar warga yang menghadapi penyakit berkepanjangan dan tekanan ekonomi.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat meramaikan pasar tradisional melalui Gempar di Pasar Godean.
Softex bersama Indomaret menghadirkan program Posyandu Remaja Softex dan Indomaret, sebuah inisiatif CSR yang akan menjangkau lebih dari 2.000 remaja putri
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin. Simak sejarah pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Pemerintah menyiapkan pemulihan Desa Adat Sade setelah kebakaran menghanguskan 167 bangunan dan benda warisan budaya Suku Sasak.