Bima Seta dari Jogonalan Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Ilustrasi ziarah makam./Harian Jogja
Harianjogja.com, MADIUN- Malam 1 Suro atau malam Tahun Baru Islam 1 Muharam dirayakan oleh ribuan pesilat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah dengan melakukan tradisi ziarah ke makam pendiri perguruan di Kota Madiun, Jawa Timur pada Sabtu (31/8/2019) malam.
Aktivitas ziarah makam tersebut dipantau langsung oleh Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu bersama jajaran gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dan pemda.
Kapolres Nasrun mengatakan sejauh ini kegiatan ziarah makam tesebut berlangsung lancar dan damai. Seluruh pesilat yang masuk Kota Madiun sudah mengikuti aturan sesuai dengan pakta integritas dan kesepakatan bersama yang telah ditetapkan. Yakni masuk Kota Madiun dengan menggunakan kendaraan roda empat.
"Sejauh ini masih sangat kondusif, pesilat mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama. Sempat ada beberapa yang naik roda dua dan akan masuk Kota Madiun, namun oleh petugas langsung dikembalikan," ujar AKBP Nasrun kepada wartawan di sela melakukan pemantauan malam Suroan.
Menurut dia, pemantauan juga dilakukan dengan melibatkan petugas polres sekitar bagi para pesilat yang asalnya dari luar Kota Madiun. Hal itu karena jumlah pesertanya cukup banyak.
"Kami berkoordinasi juga dengan jajaran polres sekitar. Hal ini karena peserta sangat banyak dari berasal dari berbagai daerah di sekitar Kota Madiun," kata dia.
Kapolres Madiun Kota meminta peserta kegiatan nyekar atau ziarah makam tetap mematuhi ketentuan dan aturan yang sudah disepakati.
Seperti dketahui, berziarah ke makam leluhur telah menjadi rutinitas tahunan atau tradisi pada malam 1 Suro atau Tahun Baru Islam 1 Muharram. Dan kegiatan tersebut selalu dihadiri ribuan pendekar PSH Terate dari berbagai daerah.
Adapun tiga makam pendiri perguruan tersebut adalah, makam Ki Hardjo Oetomo di TPU Kelurahan Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo; makam RM Imam Koes Supangat di TPU Kelurahan Taman, Kecamatan Taman; dan makam Tarmadji Boedi Harsono di Kelurahan Nambangan Kidul, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Sementara, sesuai rencana, kegiatan Suroan oleh anggota Persaudaraan Setia Hati Terate dilaksanakan pada Sabtu tanggal 31 Agustus sampai dengan Jumat tanggal 6 September 2019. Sedangkan kegiatan Suran Agung oleh Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHWTM) dilaksanakan pada Minggu tanggal 15 September 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.