Berbekal Video Viral, 17 Orang Ditangkap karena Terbangkan Balon Udara
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Ilustrasi kecelakaan kereta api.(phoenixsum.co.za)
Harianjogja.com, MADIUN - Seorang kakek-kakek tersambar Kereta Api (KA) Logawa relasi Purwokerto-Jember di dekat rel antara Stasiun Madiun dan Stasiun Babadan, Desa Sumberejo, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Senin (26/8/2019) siang. Kondisinya sangat mengenaskan.
Kapolsek Nglames Madiun, AKP Nuryadi, mengatakan kakek-kakek itu teridentifikasi bernama Sukaji, 60, warga Sirapan, Kecamatan/Kabupaten Madiun. "Tadi siang mayat ditemukan di pinggir rel KA Desa Sumberejo," kata Nurhadi.
Berdasarkan keterangan dari saksi, kata Nuryadi, Sukaji keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Pria itu kemudian memarkir sepeda motornya di halaman rumah Aslip di Desa Sumberejo. Mereka berdua kemudian mengobrol tentang berbagai hal.
Beberapa saat setelah mengobrol itu, Aslip kemudian masuk ke rumah untuk makan siang. Seusai makan siang, Aslip keluar rumah dan Sukaji sudah tidak ada.
"Setelah ngobrol, korban itu ditinggal di depan rumah saksi. Kemudian saat saksi selesai makan ternyata korban sudah tidak ada. Tahu-tahu pukul 12.30 WIB, saksi mengetahui petugas Polsuska mendatangi lokasi rel kereta api yang hanya berjarak sekitar 40 meter," ujarnya.
Saat ada keramaian itu, Aslip pun baru sadar temannya itu sudah meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. Diduga pria lansia itu tertabrak KA Logawa yang melintas.
"Korban mengalami luka pecah kepala, patah tulang rahang kiri, hingga tulangnya tembus keluar. Selain itu juga luka di beberapa bagian tubuh. Dugaannya tertabrak kereta api," ujarnya.
Mengenai adanya dugaan bunuh diri, kata dia, hal itu belum bisa dibuktikan. Namun, menurut keterangan keluarga, Sukaji diduga frustrasi karena penyakit yang sudah bertahun-tahun dideritanya. Bahkan sepekan bisa dua kali menjalani perawatan di rumah sakit.
Infomasi dari petugas Daop VII/Madiun, KA Logawa menyambar seseorang di KM 159+2 sampai KM 159+3. Setelah diperiksa ternyata benar ada sosok mayat yang ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com/Madiunpos.com
Aparat Satreskrim Polres Madiun menangkap 17 orang yang telah menerbangkan balon udara yang dilengkapi dengan petasan. Polisi masih memeriksa 17 orang tersebut.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Sabtu 16 Mei 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan favorit, tarif Rp8.000, dan rute lengkap Yogyakarta–Solo.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.