Peti Mati Ratu Elizabeth II Sudah Tiba di Edinburg
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Sebuah rudal diluncurkan selama pengujian di lokasi tak dikenal di Korea Utara, dalam gambar tak bertanggal ini yang disediakan oleh KCNA pada 7 Agustus 2019./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Korea Utara (Korut) kembali melakukan uji coba rudal baru di bawah pengawasan Pemimpin Kim Jong-un. Amerika Serikat pun berusaha untuk memulai kembali perundingan nuklir dengan Pyongyang.
Peluncuran rudal pada Sabtu (10/8/2019) adalah ujian kelima Korut dalam dua minggu sebagai bentuk protes atas latihan militer tahunan yang berlangsung antara Seoul dan Washington yang selalu membuat marah Pyongyang.
Para pejabat pertahanan di Seoul mengatakan Pyongyang menembakkan dua rudal balistik jarak pendek. Rudal itu meluncur sejauh 400 km sebelum jatuh di lautan antara semenanjung Korea dan Jepang.
Kantor berita KCNA tidak memberikan spesifikasi teknis, namun menyebutkan rudal itu merupakan "senjata baru" yang dikembangkan agar sesuai dengan "kondisi medan" negara tersebut.
Surat kabar resmi Rodong Sinmun memuat beberapa foto yang menunjukkan Kim yang sedang tersenyum lebar dikelilingi oleh para pembantunya ketika dia mengamati ujian itu.
Kim Dong-yub, seorang peneliti di Institute for Far Eastern Studies, mengatakan senjata itu kemungkinan merupakan rudal balistik jarak pendek baru yang merupakan bagian dari modernisasi kemampuan militer Pyongyang seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Senin (12/8/2019).
Rudal-rudal itu adalah "versi Korea Utara dari sistem serangan balasan berbiaya rendah, efisiensi tinggi" yang ditujukan untuk "melumpuhkan sistem pertahanan rudal" di Korea Selatan, uja Kim menambahkan.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh KCNA kemarin, kementerian luar negeri Korea Utara mengatakan penolakan Korea Selatan untuk membatalkan latihan bersama dengan AS telah secara efektif mengacaukan prospek pembicaraan masa depan dengan Seoul.
"Mereka lebih baik mengingat bahwa dialog ini akan diadakan secara ketat antara (Korea Utara) dan AS, bukan antara Utara dan Selatan," katanya.
Presiden AS Donald Trump bertekad untuk mengamankan perjanjian denuklirisasi dengan Korea Utara menjelang pemilihan presiden AS tahun depan meski ada gangguan dalam pembicaraan sejak dia pertama kali bertemu Kim dalam pertemuan puncak bersejarah di Singapura pada Juni 2018.
Bahkan, setelah pertemuan puncak kedua yang gagal pada bulan Februari, Pyongyang terus menguji coba rudal jarak pendek. Akan tetapi Trump enggan mengkritik pemimpin Korea Utara itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Rombongan pemakaman yang membawa peti mati Ratu Elizabeth II tiba di kediaman resminya di Edinburgh, Holyroodhouse.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.
Jakarta Garuda Jaya menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada perempat final AVC Champions League 2026 Putra malam ini di Pontianak.
Amerika Serikat membebaskan deposit visa bagi sebagian penonton Piala Dunia 2026 dari negara tertentu pemegang tiket resmi.
Meta menguji fitur Meta AI di Threads yang memungkinkan pengguna bertanya langsung soal tren dan berita viral seperti Grok di X.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.