Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/10/2019). /Suara.com-Muhaimin A Untung
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus PDIP Nyoman Dhamantra menjadi salah satu orang yang ditangkap KPK terkait kasus impor bawang putih.
Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK memastikan menangkap Nyoman Dhamantra. Nyoman Dhamantra adalah politisi PDI Perjuangan yang juga anggota Komisi VI DPR.
Penangkapan dilakukan karena Nyoman Dhamantra diduga terlibat suap impor bawang putih. Nyoman Dhamantra ditangkap, Kamis (8/8/2019) siang.
Hal itu dijelaskan Juru bicara KPK Febri Diansyah dalam pernyataan persnya. Nyoman Dhamantra ditangkap di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.
"Tadi sudah diamankan 1 orang lagi," kata Febri.
Kini Nyoman Dhamantra sudah ada di Gedung Merah Putih KPK.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menyebut 11 orang yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) termasuk Anggota DPR RI Komisi VI. Penangkapan itu dilaksanakan sejak Rabu (7/8/2019) malam hingga Kamis (8/8/2019) dini hari.
Namun, Alexander mengatakan anggota DPR itu belum ditangkap tim KPK lantaran sedang menghadiri kongres. Namun, dia tak menjelaskan secara rinci perihal kongres yang diikuti anggotat DPR itu.
"Iya, dari komisi VI. Katanya lagi kongres apa ya," kata Alexander di Gedung Lemhanas, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (8/8/2019).
Ketika dipertegas, apakah anggota DPR RI tersebut berasal dari fraksi PDI Perjuangan atau bukan, Alexander mengaku belum mendapatkan laporan secara detail.
"Saya enggak tahu, detailnya saya nggak tahu. Cuma diperkirakan sedang ke Bali. Ke Bali itu apakah itu kongres atau apakah itu saya enggak ngerti. Baru itu aja, hanya sebatas itu," ujarnya.
Dia juga belum memastikan, keberadaan anggota DPR RI tersebut di Bali, apakah memang sedang menghadiri Kongres PDI Perjuangan atau tidak.
"Ya, saya enggak tahu, ke Bali dalam rangka apa saya enggak tahu, bisa saja dari Partai Golkar ke Bali piknik, yang jelaskan di Bali ada kongres PDIP," katanya.
Alexander pun menyampaikan 11 orang tersebut yang diamankan termasuk Anggota DPR yang masih diburu oleh KPK tersebut, Alex belum mengetahui identitas mereka yang ditangkap.
"Yang jelas ada 11 orang yang diamankan tadi pagi. Satu orang belum. Karena katanya sedang berada di Bali, tidak disebutkan dari fraksi apa," tutup Alex
Untuk diketahui, Tim Penindakan KPK baru menangkap orang kepercayaan anggota DPR RI yang menerima suap melalui bukti transaksi sebesar Rp 2 miliar. Uang suap tersebut terkait suap izin import bawang putih.
Sejauh ini, KPK masih memiliki waktu selama 24 jam untuk memeriksa beberapa orang yang kena OTT guna menentukan status hukum mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Pilur Bantul 2026 digelar di 30 kalurahan dengan 87 calon lurah dan 304.045 pemilih. Simak jadwal kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Cristiano Ronaldo menjadi sorotan jelang Denmark vs Portugal setelah laporan soal latihan individu dan keputusan Jorge Jesus di laga sebelumnya.
Direktur Pegadaian Ismail Ilyas berbagi pengalaman karier dan kepemimpinan kepada mahasiswa Universitas Andalas melalui sesi Alumni Calling.
Top skor Nations League 2026/2027 sementara dipimpin empat pemain, termasuk Lamine Yamal dan Erling Haaland yang sama-sama mengoleksi 3 gol.
Profil Timnas Bangladesh yang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Thomas Dooley