Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma\'ruf Amin tiba untuk mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, SEMARANG - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dinilai paling berjasa menghantarkan Joko Widodo menjadi presiden untuk kedua kalinya.
Sosok yang paling berjasa mengantarkan Joko Widodo (Jokowi) kembali menduduki kursi Presiden RI, dinilai tak akan mendapatkan kursi menteri. Kabinet pada jilid kedua pemerintahan Jokowi diperkirakan bakal diisi anggota partai koalisi beserta profesional.
"Kalau ditanya, yang paling berjasa pada Jokowi, ya partai pengusung. Kalau orangnya ya Megawati (Ketua Umum PDIP), karena dia memberi rekomendasi untuk menjadi calon presiden. Beliau yang buka jalan, Jokowi masuk sebagai kandidat kalau tidak dibuka ya enggak akan jadi presiden," ujar pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Teguh Yuwono, Selasa (9/7/2019).
"Tapi kan enggak mungkin Mega menjadi menteri, ya enggaklah," kelakarnya.
Pihak-pihak lain yang juga berjasa pada kemenangan Jokowi adalah seluruh anggota parpol koalisi. Termasuk tokoh-tokoh yang terlibat dalam tim kampanye baik dari kalangan politisi maupun profesional.
"Kalau di level bawahnya (Megawati sebagai orang paling berjasa) saya kira partai pengusung. Tokoh-tokoh yang ada di dalam tim kampanye Jokowi selama ini cukup mendampingi beliau, dan banyak juga kaum profesional yang ada di balik itu," beber dia.
Dia melanjutkan, Jokowi bersama Ma\'ruf Amin juga akan melibatkan anggota partai koalisi untuk menyusun kabinet. Masing-masing parpol koalisi dinilai memiliki peran berbeda dalam meraih kemenangan pada Pemilihan Presiden 2019.
"Saya kira untuk proporsi (jumlah menteri) enggak sama antarpartai, karena partai ada yang dapat besar (jumlah suara). Jadi wajar kalau misalnya PDIP dapat lebih banyak (jatah kursi menteri)," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Timnas Kongo batalkan TC di Kinshasa jelang Piala Dunia 2026 akibat wabah virus Ebola jenis Bundibugyo. Skuad Desabre langsung dialihkan ke Eropa.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tiga proyektor SD Negeri 1 Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul hilang dicuri. Polisi masih selidiki kasus dengan kerugian mencapai Rp10 juta.
petugas mengamankan seorang pria berinisial MAR, warga Magelang, yang diduga berperan sebagai pengedar narkotika.
Niat mulia masyarakat untuk mengangkat anak perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap prosedur dan ketentuan yang berlaku agar hak-hak anak tetap terlindungi se