Atap Kelas MTs Muhammadiyah Ambruk di Sragen, 48 Siswa Diliburkan
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, MADINAH - Ribuan jemaah calon haji saat ini sudah tiba di Tanah Suci.
Selama tiga hari terakhir jemaah haji asal Indonesia telah tiba di Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi.
Mengutip Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Siskohat, Senin (8/7/2019), pukul 06.16 waktu Arab Saudi, jamaah yang tiba sebanyak 8.337 orang.
Jamaah yang tiba tersebut berasal dari 20 kloter dari sejumlah embarkasi, antara lain embarkasi Jakarta Pondok Gede, Jakarta Bekasi, Surabaya, Solo, Batam, Ujung Pandang, Padang, Palembang.
Sekadar mengingatkan, jamaah haji yang pertama datang ke Tanah suci berjumlah 449 jamaah haji dari Embarkasi Surabaya (SUB) 1. Mereka tiba dengan selamat di Bandara Prince Mohammed bin Abdulaziz Madinah, Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 09.00 waktu Madinah.
Jamaah asal Magetan, Jawa Timur tersebut tiba lebih awal dari jadwal pukul 10.00 waktu Madinah.
Kedatangan jamaah haji perdana asal Indonesia itu disambut Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh; Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat; dan PPIH Arab Saudi lainnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen ambruk saat KBM. 48 siswa diliburkan, 6 siswa luka-luka.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.