40 Penumpang Masih di KM Mutiara Sentosa II, Menunggu Evakuasi
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Seorang pria tiba-tiba hidup lagi setelah dinyatakan meninggal dunia.
Pria bernama Mohammad Furqon (20) baru saja membuat geger sebagian warga di India. Pemuda itu sebelumnya dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim dokter, namun tiba-tiba bangun tepat di hari pemakamannya.
Sontak hal itu membuat para pelayat terkejut setelah jasad Mohammad Furqan tiba-tiba bangun saat prosesi pemakaman di Kota Lucknow di bagian India Utara, demikian dikutip dari Fox News, Senin (8/7/2019).
Usai terbangun dari \'kematian\' Mohammad Furqon segera dibawa ke rumah sakit dan dipasang ventilator untuk mendukung kehidupannya.
Dari laporan Independent, Furqan tidak sadarkan diri sejak 21 Juni ketika dia mengalami kecelakaan.
Dokter menyatakan dia meninggal pada hari Senin pekan lalu. Tetapi secara kebetulan, tidak lama kemudian keluarga Furqan mengatakan kepada rumah sakit bahwa mereka tidak lagi memiliki dana untuk membayar perawatannya.
Keluarga mengatakan kepada Hindustan Times bahwa situasi membuat mereka trauma karena mereka tidak hanya harus berdamai dengan kematian Furqan, tetapi kemudian melihatnya bergerak selama pemakaman.
"Kami terkejut, kami sedang bersiap untuk penguburan ketika beberapa dari kami melihat gerakan di anggota tubuhnya. Kami segera membawa Furqan ke rumah sakit Ram Manohar Lohia di mana para dokter mengatakan ia masih hidup dan telah memberinya dukungan ventilator," kata kakak lelaki Furqan, Mohammad Irfan.
"Kami telah membayar Rs 7 lakh (atau sekitar Rp 140 juta) ke rumah sakit swasta sebelumnya dan ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami kehabisan uang, mereka menyatakan Furqan meninggal," tambahnya.
Sementara kepala petugas medis kota juga mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan dalam praktik medis negara itu.
"Kami telah mengetahui insiden tersebut dan masalah ini akan diselidiki secara menyeluruh," kata kepala petugas medis Narendra Agarwal.
"Pasien dalam kondisi kritis tetapi jelas tidak mati otak. Dia memiliki denyut nadi, tekanan darah dan refleksnya bekerja. Dia telah diberi dukungan ventilator," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Sultan Brunei Hassanal Bolkiah mencabut gelar menantunya, Raabi'atul Adawiyyah. Keputusan berlaku segera tanpa pengumuman perceraian.
Gelombang tinggi di Kulonprogo merobohkan tiga warung di Pantai Trisik dan membuat air laut masuk ke dua rumah warga.
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Presiden Abelardo de la Espriella memimpin langsung penanganan bencana.
Stafsus Menhan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan kekerasan terhadap warga sipil Papua serta tidak mengganggu peringatan HUT ke-81 RI.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.