Jejak Romusha Pekanbaru Dikenang, Keluarga Korban dari Belanda Datang
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam jumpa pers di BPBD DIY, Jogja, Minggu (23/12/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, menyampaikan pernyataan khusus duka cita yang mendalam atas wafatnya Sutopo Purwo Nugroho.
"Almarhum Sutopo Purwo, Kepala Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), bukan hanya sosok humanis, tapi juga sosok yang setia menjalankan tugas meskipun dalam kondisi sakit. Sutopo adalah pejuang sosial kemanusiaan," kata Megawati Soekarnoputri, di Beijing, Minggu (7/7/2019), seperti dikutip melalui siaran persnya.
Megawati melakukan kunjungan kerja ke Beijing, China, di antaranya menjadi salah satu pembicara kunci pada The World Peace Forum VIII di Beijing, pada 8-9 Juli 2019.
Megawati Soekarnoputri tercatat sebagai presiden yang memiliki kesejarahan kuat dengan pada pendirian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Sejak awal ketika menjalankan tugas sebagai wapres, saya sudah melihat bagaimana Indonesia berada di daerah yang rawan bencana, karena merupakan lintasan \'ring of fire\'. Ketika Departemen Sosial dibubarkan oleh Presiden Gus Dur saat itu, saya transformasikan Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi, yang kemudian menjadi cikal bakal BNPB," kata Megawati.
Bagi Megawati, sosok almarhum Sutopo Purwo adalah seorang yang gigih, tidak luntur dalam harapan meskipun sakit. "Dalam situasi krisis ketika tanggap darurat terjadi, almarhum Sutopo mampu menjadi jembatan penghiburan, membangun harapan di tengah korban bencana, dan membantu menentramkan masyarakat melalui fungsi kehumasan yang dijalankan dengan sangat baik," katanya.
Menurut Megawati, informasi terkait penanganan tanggap darurat, bantuan ke korban, dan juga berbagai upaya yang dilakukan BNPB disampaikan dengan baik dan tepat, sampai melupakan rasa sakitnya sendiri. "Karena itulah Pemerintah diharapkan dapat memberi penghormatan terbaik bagi pejuang kemanusiaan tersebut," lanjut Megawati.
Sementara itu, Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menjelaskan, almarhum Sutopo Purwo telah menjadi mitra yang sangat baik.
Menurut Hasto, Badan Penanggulangan Bencana PDI Perjuangan selama ini memiliki koordinasi dan kerjasama yang baik dengan BNPB. Semua itu, tidak terlepas dari peran almarhum Sutopo Purwo. PDI Perjuangan sungguh merasa kehilangan dengan sosok berdedikasi tersebut," kata Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.