Survei: Mayoritas Generasi Muda Indonesia Tetap Ingin Menikah
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Ilustrasi warga berjalan di depan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Tuksono di Dusun Krebet, Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo, Jumat (15/2/2019).-Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, SURAKARTA--Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah mencabut izin tinggal tiga penghuni Rumah Susun Sewa Sederhana Kerkov karena tidak juga melunasi tunggakannya sampai batas waktu yang ditentukan.
"Sesuai dengan aturan, tindak lanjutnya kami melakukan penyegelan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Surakarta Liliek Joko Saptiyanto, di Solo, Kamis (4/7/2019).
Pada penyegelan tersebut, pihaknya menggandeng instansi terkait seperti Satpol PP, bagian hukum, kelurahan, dan pihak kecamatan. "Sebelumnya kami sudah melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali, tetapi tidak juga ada pelunasan," katanya.
Ia mengatakan, awalnya jumlah penghuni rumah susun sewa yang menunggak pembayaran sewa sebanyak 21 orang, namun dari jumlah tersebut ada 18 penghuni yang sudah melakukan pelunasan. "Setelah dilakukan penyegelan, kami akan cabut izin tinggalnya," katanya lagi.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rumah Sewa Dinas Perkim Kota Surakarta Iswan Fitradias mengatakan, selain di Rumah Susun Sewa Sederhana Kerkov, pemerintah juga akan melakukan penertiban di sejumlah rumah susun sewa sederhana yang lain.
"Kami pilih Kerkov dulu karena yang parah. Baru nanti akan dilanjutkan ke rumah susun yang lain," katanya pula.
Selanjutnya, pihaknya berharap warga yang tinggal di rumah susun sewa sederhana lain bisa tertib membayar uang sewa setiap bulannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Panduan aman mengemudi mobil matic di tanjakan dan turunan. Kuasai teknik gigi rendah, engine brake, dan pengereman berirama untuk perjalanan nyaman!
Marc Marquez mengakui kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya jelang MotoGP Jerman 2026. Namun, rider Ducati itu optimistis menghadapi balapan di Sachsenring.
Sebanyak 108 posyandu di Bantul belum memenuhi indikator Posyandu Siklus Hidup Aktif. Dinkes Bantul menargetkan seluruh posyandu memenuhi standar layanan.
Badai cedera landa Swiss! Top skor Johan Manzambi dipastikan absen lawan Argentina di perempat final Piala Dunia.
Veda Ega Pratama memburu kebangkitan di Moto3 Jerman 2026 setelah gagal finis di Assen. Sachsenring menjadi sirkuit yang menyimpan kenangan manis bagi rider asa