BRIN Kembangkan Sepatu Lokal Mulai Rp75 Ribu untuk Sekolah Rakyat
BRIN mengembangkan sepatu berbahan karet produksi lokal mulai Rp75 ribu untuk mendukung kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat.
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani/Bisnis.com-Samdysara Saragih
Harianjogja.com, JAKARTA--Pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma\'ruf Amin sampai saat ini belum ketok palu soal siapa saja yang masuk dalam kabinetnya.
Terkait peluang mendapat jatah kursi menteri di kabinet, Partai Persatuan Pembangunan menyatakan belum ada pembicaraan ke arah tersebut.
Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani mengatakan partainya belum diajak bicara oleh Presiden terpilih Joko Widodo untuk menentukan kursi menteri di kabinet pemerintahan Jokowi-Ma\'ruf.
"PPP belum diajak bicara terkait menteri di kabinet," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/7/2019).
Arsul mengatakan partainya belum bisa menyebutkan nama-nama kadernya untuk diajukan sebagai menteri karena PPP belum diajak bicara oleh Jokowi soal partainya mendapat kursi menteri apa.
Arsul belum bisa mengomentari soal wacana pembagian jatah kursi berdasarkan perolehan suara partai di Pemilu 2019.
"Karena belum dibahas maka susah untuk menggambarkannya seperti apa," ujar Arsul.
Selain itu menurut Arsul, partainya menyambut positif adanya wacana agar menteri di kabinet berasal dari kalangan milenial.
Usulan tersebut menurut Arsul adalah baik dan nanti akan dibahas bersama karena menyangkut kompetensi, visi-misi, dan sisi pandang.
"Namun sebagai pemberian kesempatan kepada anak muda, itu hal yang disikapi positif," kata Arsul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
BRIN mengembangkan sepatu berbahan karet produksi lokal mulai Rp75 ribu untuk mendukung kebutuhan siswa dalam program Sekolah Rakyat.
Nilai tukar rupiah hari ini 7 Agustus 2026 diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS di tengah penantian data penting.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
BRIN memperkenalkan tabung CNG bertekanan rendah kepada Presiden Prabowo yang diklaim berpotensi mengurangi impor LPG.
GTRA Kulon Progo mendorong konsolidasi lahan di Jangkaran dan Ngestiharjo untuk mempercepat kepastian hukum dan menyelesaikan sengketa tanah.
Anggota DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan kegiatan literasi dapat menjadi pintu masuk untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak.