OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Foto Pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab yang dikabarkan ditangkap serta dimintakan keterangan oleh aparat kepolisian Arab Saudi, beredar di WhatsApp./WhatsApp group
Harianjogja.com, JAKARTA- Aparat Arab Saudi dikabarkan menangkap Rizieq Shihab.
Pentolan FPI Muhammad Rizieq Shihab dikabarkan ditangkap serta dimintakan keterangan oleh aparat kepolisian Arab Saudi.
Hal tersebut diketahui sejak sejumlah foto Rizieq Shihab di tengah kerumuman polisi Saudi beredar melalui WhatsApp, yang juga didapat Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (6/11/2018).
Diduga, Rizieq Shihab diamankan aparat kepolisian karena tepergok memajang bendera Hizbut Tahrir di dinding rumahnya.
Sugito Atmo Prawiro, pengacara Habib Rizieq, tidak membenarkan tapi juga tidak membantah kabar tersebut.
”Saya belum dapat kabar dari sana [Saudi]. Jadi, belum bisa banyak berkomentar,” kata Sugito kepada Suara.com, Selasa (6/11/2018) malam.
Ia menuturkan, sudah menelepon kliennya tersebut. Namun, Sugito mengklaim, belum mendapat respons perihal kabar penangkapan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.