BI-Rate Naik 5,25 Persen, Pengamat Prediksi Rupiah Bakal Menguat
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Aktifis perempuan Ratna Sarumpaet memberi keterangan tentang kasus penganiyaannya yang tersebar ke media sosial saat konferensi pers di rumahnya, Kampung Melayu kecil, Jakarta, Rabu (3/10/2018). /Suara.com-Muhaimin A Untung
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebanyak tiga orang saksi kasus penyebaran kabar bohong yang menyeret Ratna Sarumpaet, yakni Said Iqbal, Nanik S Deyang dan Dahnil Anzar Simanjuntak siap dikonfrontasi penyidik Polda Metro Jaya.
Ketiga saksi itu terlihat memenuhi panggilan penyidik guna dikonfrontasi bersama Ratna di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (26/10/2018).
Diketahui, Said Iqbal sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Nanik S Deyang menjabat Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dan Dahnil Anzar Simanjuntak menduduki posisi Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga.
"Nanti ya," ujar Nanik singkat.
Said Iqbal yang didamping sejumlah buruh, mengaku belum mengetahui materi pemeriksaan agenda dikonfrontir tersebut.
Sementara itu, Dahnil memenuhi panggilan polisi dengan senang hati dan berharap alat negara tidak dijadikan kepentingan politisasi.
Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya mengkonfrontasi tiga saksi yang pernah menjalani pemeriksaan terkait kasus ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet.
Ketiga saksi itu akan menjalani pemeriksaan kembali dan dipertemukan untuk mengklarifikasi keterangan yang berbeda.
Anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Kamis (4/10/2018) malam.
Polisi menjerat tersangka Ratna dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Sejauh ini, penyidik telah memeriksa Dahnil Anzar Simanjuntak, Nanik S Deyang, Said Iqbal, mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, dan dokter bedah plastik Siddik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.