Advertisement
Pawai di Irak Selatan Memakan Korban, 7 Tewas & 30 Lebih Luka-Luka
Bendera Irak - Kemlu
Advertisement
Harianjogja.com, BAGHDAD- Tujuh pemrotes tewas dan lebih dari 30 orang lagi cedera selama pawai setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan di Provinsi Basra, Irak Selatan, pada Selasa (4/9/2018).
Pasukan keamanan menanggapi pemrotes yang menggelar demonstrasi akibat kurangnya layanan umum, kata beberapa sumber sebagaimana dilaporkan Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (5/9/2018) pagi.
Advertisement
Pengunjuk-rasa membakar gedung kantor gubernur, kata sumber itu.
Komando Operasi Basra mengumumkan larangan orang keluar rumah setelah peristiwa tersebut.
BACA JUGA
Sebanyak 80 persen dari seluruh ekspor minyak mentah Irak berasal dari ladang minyak di Provinsi Basra.
Selama bertahun-tahun, warga telah mengeluh bahwa warga negara asing, bukan warga lokal, dipekerjakan oleh sektor energi dalam negeri.
Mereka juga mengeluhkan seringnya pemadaman listrik di tengah temperatur menyengat musim panas, yang seringkali mencapai 50 derajat Celsius.
Sejak 9 Juli, provinsi tersebut --serta provinsi lain di Irak tengah dan selatan, yang kebanyakan warganya adalah penganut Syiah-- telah menyaksikan protes yang telah menyebar sampai ke Ibu Kota Irak, Baghdad.
Demonstran menuntut peningkatan layanan masyarakat seperti pasokan air dan listrik, lebih banyak peluang kerja dan diakhirinya korupsi di pemerintah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Event Harian Dongkrak Kunjungan Tebing Breksi di Libur Nataru
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Pemda DIY Tegaskan UMP 2026 Sudah Jalan Tengah Buruh-Pengusaha
- Libur Nataru, Timbulan Sampah Sleman Capai 648 Ton
- Insentif Guru Swasta Terancam, DPRD DIY Siapkan Skema
- Ekspor Toyota ke Venezuela Tetap Normal di Tengah Gejolak
- Dari Malioboro, Beny Bangun Usaha Kain Perca di Kulonprogo
- Libur Nataru 2025/2026, Wisata Sleman Putar Rp362 Miliar
- Jadwal KRL Solo Jogja, Jumat 9 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



