Sandiaga Uno Jadi Cawapres, Ini Pesan sang Ayahanda

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. - Suara.com/Ummi Hadyah Saleh
10 Agustus 2018 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PEKANBARU-Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo Subianto. Ada pesan khusus yang disampaikan ayahanda Sandiaga Uno sebagai bekal untuk anaknya saat menjalani pilihan sebagai cawapres di Pemilihan Presiden 2019.

"Jangan lupa salat, jangan pernah ditinggal salatnya. Dan berbuatlah yang terbaik untuk umat," kata Razif Halik Uno, ayah Sandiaga ketika dihubungi Antara dari Pekanbaru, Jumat (10/8/2018).

Bagi Henk, sapaan Razif Halik Uno, semua orang tua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Karena itu, pihak keluarga mendukung penuh keputusan Sandiaga untuk maju sebagai cawapres, selama arahnya dan caranya benar.

Pria berusia 82 tahun ini merasa yakin bahwa anaknya yang akrab disapa Sandi itu, siap menjalani pilihannya di jalur politik praktis. Sandi dilahirkan di lingkungan perusahaan minyak PT Caltex di Pekanbaru, yang memiliki kultur disiplin dan teratur, sehingga Henk menilai itu turut membentuk karakter anaknya.

Henk juga berpesan agar Sandi harus kuat menerima risiko apapun dalam dunia politik hingga ke dampak negatifnya seperti difitnah sampai dirundung (bully) di media sosial.

"Kalau sudah masuk ke dunia politik itu semua risiko, [maka] tanggunglah. Suruh siapa masuk politik? Di-bully bully terus, luar biasa kemerdekaan berpendapat sekarang ini," ucapnya.

Lalu bagaimana cara pihak keluarga terkait banyaknya isu kurang sedap di media sosial, terkait keputusan Sandi menjadi cawapres.

"Satu-satunya cara, jangan baca [medsos]," kata Henk, menegaskan.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Kamis malam (9/8/2018) telah mendeklarasikan untuk memilih Sandiaga Salahuddin Uno sebagai cawapres di Pilpres 2019. Pasangan politik ini saat deklarasi diusung oleh koalisi Gerindra, PAN dan PKS.

Sumber : Antara