Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. /Antara-Rony Muharrman
Harianjogja.com, PALEMBANG- Hanya dalam empat jam, Detasemen Khusus Anti Teror 88 Mabes Polri dibantu Satuan Tugas Anti Teror Polda Sumatra Selatan menangkap tujuh terduga teroris di Palembang dan Kabupaten Banyuasin.
Tujuh terduga teroris ditangkap petugas pada Rabu (18/7/2018) pukul 17.00 hingga 20.30 WIB.
Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara di Palembang, Kamis (19/7/2018), mengatakan para terduga teroris ini diindikasi merupakan bagian dari jaringan asshourt khilafah dan berkorelasi dengan ISIS.
"Memang benar kemarin dalam kurun waktu empat jam dari pukul 17.00 WIB sampai pukul 21.30 WIB, Tim Densus 88 diback-up Anti Teror Polda Sumsel melakukan penangkapan sel-sel teroris yang ada di Sumsel. Ada tujuh orang dan saya cek mereka ini jamaah Asshourt Khilafah," kata Kapolda.
Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap terduga teroris itu, diketahui bahwa tugas mereka ini tidak begitu progresif.
"Mereka berbaiat kepada ISIS. Makanya untuk mencegah adanya gangguan-gangguan, Densus 88 melakukan pengamanan, penyelidikan dan kalau cukup unsurnya baru dilakukan penyidikan. Jadi ini upaya kita menciptakan Asian Games lebih aman, kondusif," kata dia.
Saat ini, tujuh terduga teroris ini masih dalam proses penyelidikan. Zulkarnain menerangkan, dari penangkapan 7 terduga teroris ini ditemukan barang bukti berupa paralon, buku-buku tentang jihad dan sebagainya.
"Kami masih melakukan penyelidikan, jangan dikesankan bahwa wilayah kita basis teroris. Mereka ini memang diamankan di Banyuasin dan Palembang. Sekarang mereka masih diperiksa, nanti akan didalami lagi," kata dia.
Zulkarnain tidak membantah bahwa ketujuh terduga teroris ini juga bagian Abu Husnah yang ada di Solo. "Karena mereka ini diduga kiblat nya ke sana [Abu Husnah]. Tapi mereka ini juga bagian dari Lampung, sebab ada satu orang terduga teroris berusia 21 tahun yang ditangkap ini merupakan anak terduga teroris JAD yang sebelumnya ditangkap di Lampung," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.