HASIL SURVEI : Pendukung NKRI Bersyariah Meningkat

Ilustrasi NKRI - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
17 Juli 2018 17:50 WIB Samdysara Saragih News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Popularitas ideologi Pancasila ternyata menurun dalam satu dekade terakhir. Sebuah survei dilakukan untuk melihat tren tersebut.

Lingkaran Survei Indonesia menemukan adanya tren penurunan popularitas ideologi Pancasila di tengah masyarakat selama satu dekade terakhir.

Pada 2005, LSI merekam sebanyak 85,2% masyarakat masih mengganggap Pancasila sebagai ideologi paling ideal untuk negeri ini.

Sisanya, sebanyak 4,6% memilih NKRI berdasarkan syariat Islam, dan 10,2% menjawab tidak tahu.

Tiga belas tahun berselang, mayoritas warga negeri ini tetap memilih Pancasila.

Namun, jumlah yang berpendapat seperti itu 'tinggal' 75,3%, sementara pendukung NKRI bersyariah menjadi 13,2%, dan masyarakat yang menjawab tidak tahu 11,5%.

"Selama 10 tahun lebih terjadi penurunan masyarakat yang pro-Pancasila sebanyak 10%, pendukung NKRI bersyariah naik hampir 10%, dan yang menjawab tidak tahu agak stagnan," kata Peneliti LSI Ardian Sopa dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Survei digelar LSI sepanjang 28 Juni-5 Juli dengan mengambil sampel 1.200 responden berusia di atas 17 tahun dari seluruh Indonesia.

Marjin kesalahan dalam survei sebesar +/-2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%.

Sumber : Bisnis Indonesia