Penembakan di Islamic Center San Diego Tewaskan 5 Orang
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Ilustrasi kebakaran./Reuters
Harianjogja.com, CALIFORNIA-Ratusan warga dipaksa untuk mengungsi lantaran kebakaran yang menyebar dengan cepat. Perluasan area kebakaran didorong oleh angin kencang dan suhu tinggi telah melewati rumah-rumah di utara Los Angeles pada Jumat malam.
Kebakaran terjadi di sebuah bangunan di Goleta, California sekitar pukul 20.30 malam waktu setempat, menyebar ke tanaman sebelum merusak atau menghancurkan setidaknya 12 bangunan lain, kata petugas pemadam kebakaran.
"Saluran 911 macet; tolong hubungi jika ada keadaan darurat. Petugas pemadam kebakaran dan keamanan umum aktif di daerah Goleta," kata departemen pemadam kebakaran daerah di Twitter.
Kebakaran tersebut merupakan salah satu dari puluhan kejadian yang dihadapi petugas pemadam kebakaran di seluruh Amerika Serikat bagian barat, yang diperparah oleh panas yang menyengat, angin, dan kelembapan yang rendah.
Kematian pertama yang dikaitkan dengan kebakaran diumumkan pada Jumat, ketika sisa-sisa orang yang tidak dikenal ditemukan di sebuah rumah yang terbakar oleh api Klamathon, yang terjadi pada Kamis dekat perbatasan California dengan Oregon.
Kebakaran tahun ini telah membakar lebih dari 1,17 hektare wilayah hingga Kamis, dibandingkan dengan rata-rata tahunan sekitar 971.000 hektar wilayah selama sepuluh tahun terakhir, menurut Pusat Kebakaran Antar Nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penembakan di Islamic Center San Diego menewaskan lima orang. KJRI San Francisco memastikan tidak ada WNI menjadi korban.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.