Advertisement
Bukan Hanya Partisipasi, KPU Magelang Juga Tingkatkan Pengetahuan dan Kecerdasan Pemilih
Sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang 2018 bagi kelompok masyarakat terpilih, Senin (11/6 - 2018).
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG- Kabupaten Magelang akan melaksanakan pesta demokrasi berupa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, serentak dengan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, akhir Juni ini.
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Pilkada Serentak 2018 bukan hanya ingin meningkatkan partisipasi pemilih tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan pemilih.
Advertisement
Komisioner KPU Kabupaten Magelang Dwi Endys Mindarwoko di Magelang, SeninĀ (11/6/2018), mengatakan berdasarkan Pemilu 2014 tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Magelang cukup tinggi, namun jika dilihat tingkat partisi masyarakat dengan tingkat melek politiknya berbanding cukup jauh.
"Tingkat melek politik kita ini masih sangat rendah," katanya pada sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang 2018 bagi kelompok masyarakat terpilih, Senin.
BACA JUGA
Sosialisasi yang berlangsung di gedung Kwarcab Pramuka Kabupaten Magelang tersebut diikuti puluhan wartawan baik cetak maupun elektronik yang bertugas di Kabupaten Magelang.
Ia menuturkan berdasarkan survei pada sejumlah petani, dengan pertanyaan antara lain mengapa memilih sesorang, motivasi apa yang membuat mereka memilih, dan apakah mereka mengenal yang dipilih, rata-rata mereka tidak kenal yang dipilih dan cenderung tidak tahu.
Ia mengatakan hal ini yang membuat KPU merasa bahwa masyarakat ini perlu diberikan sosialisasi, perlu diberi pendidikan pemilih.
"Jadi bukan hanya meningkatkan partisipasi pemilih tetapi juga meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan mereka, menjadikan pemilih di Kabupaten Magelang ini menjadi pemilih yang cerdas," katanya.
Ia mengatakan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Magelang 2018 harus dilakukan pada kelompok masyarakat yang mempunyai pengaruh bisa menyebarkan informasi seputar pemilihan kepala daerah tersebut.
Sebelumnya, sosialisasi juga dilakukan pada kelompok disabilitas, pelajar, perempuan, pemilih pemula dan komunitas pinggiran.
Ketua PWI Kabupaten Magelang Bagyo Suharsono menyampaikan terima kasih kepada KPU yang telah melakukan sosialisasi pilkada kapada wartawan sehingga nantinya dalam peliputan tentang pilkada wartawan bisa mengetahui aturan-aturan yang harus ditaati.
"Mudah-mudahan Pilkada 2018 berlangsung dengan lancar, jujur dan adil serta memperoleh pipimpinan yang sesuai harapan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
Advertisement
Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Podcast DPRD DIY Bahas Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Obesitas Anak Terus Meningkat Secara Global, Ini Penjelasannya
- HUT ke-271 DIY, Ketua Komisi A DPRD DIY Dorong Pengentasan Kemiskinan
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
- Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 14 Maret 2026 dari Tugu ke Palur
Advertisement
Advertisement







