Kabut Asap Tunda 12 Penerbangan di Bandara Pekanbaru
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Perencana bom gereja Surabaya ditangkap Densus 88./Ist-Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Kelompok pengajian dinilai rawan menjadi sasaran penyebaran paham terorisme di Indonesia.
Peneliti dari Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Solahudin, mengungkapkan dua cara kelompok ekstremis Indonesia dalam menyebarkan paham terorisme.
Mereka memilih untuk menyebarkan paham tersebut melalui media-media sosial. Sementara untuk rekrutmen anggota, mereka tetap mengandalkan metode tatap muka.
Solahudin mengatakan, cara kelompok tersebut berbeda dengan langgam yang dilakukan oleh jaringan teroris di Eropa.
"Dalam prose rekrutmen di Indonesia agak berbeda. Di negara lain, via media sosial, terutama di Eropa. Sedangkan di Indonesia, betul melalui sosmed, tapi proses rekrutmen itu offline, tatap muka," kata Solahudin dalam diskusi Cegah dan Perangi Aksi Teroris di Gedung Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).
Solahudin menjelaskan alasan jaringan terorisme mendoktrin serta merekrut calon radikal melalui tatap muka karena banyaknya pengajian-pengajian yang digelar di setiap daerah.
"Indonesia punya kebebasan berekspresi dan berorganisasi. Mudah menemukan pengajian-pengajian radikal. Karena kita menikmati kebebasan berekspresi, mereka tidak bisa ditindak," jelasnya.
Selain itu, Solahudin juga mengatakan kelompok ekstremis di Indonesia tidak mau melakukan rekrutmen melalui media sosial karena banyak penipuan di dalamnya.
"Mereka tak memercayai hal berbau online untuk rekrutmen. Banyak kasus penipuan terjadi lewat saluran aplikasi obrolan Telegram yang berafiliasi dengan ISIS. Jadi, sosial media terkait ekstremisme itu berfungsi radikalisasi, tapi rekrutmen tidak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Alex Marquez menilai Ducati berpotensi menerapkan team order untuk membantu Marc Marquez juara MotoGP 2026. Persaingan gelar masih ketat.
PSIM Yogyakarta kalah 1-2 dari PSM Makassar pada pekan kelima Super League 2026/2027. Penalti Ze Valente belum menyelamatkan tuan rumah.
AFC Awards 2026 digelar di Bangkok pada 19 November. Simak daftar nominasi pemain, pelatih, pemain muda, dan penghargaan lainnya.
BSI memperkuat ekosistem wakaf produktif melalui inovasi keuangan syariah dan digitalisasi untuk mengoptimalkan potensi wakaf uang Rp180 triliun
Musim hujan di Gunungkidul diprediksi tiba awal Desember. BPBD memastikan anggaran droping air bersih mencukupi hingga akhir 2026.