Libur Sekolah, Penumpang KA di Jogja Melonjak 40 Persen
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Ilustrasi kekeringan - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, CILACAP—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi kekeringan di sejumlah wilayah Jawa Tengah bagian selatan selama musim kemarau 2026. Kondisi musim kemarau tahun ini diprakirakan lebih kering dibandingkan kondisi normal sehingga membutuhkan langkah antisipasi lebih awal.
Wilayah yang diperkirakan terdampak antara lain Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, hingga Kebumen. BMKG menilai sifat curah hujan yang berada di bawah normal berpotensi memicu gangguan ketersediaan air bersih, kekeringan lahan pertanian, hingga risiko kebakaran lahan.
Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan musim kemarau di sejumlah wilayah selatan Jateng diprakirakan mulai berlangsung pada pertengahan Mei 2026.
“Prakiraan musim kemarau tahun ini sifat curah hujan di bawah normal, sehingga perlu perhatian dan antisipasi khusus oleh instansi terkait terutama terhadap daerah-daerah rawan kekeringan,” kata Teguh di Cilacap, Kamis.
Berdasarkan data Stasiun Klimatologi Semarang, awal musim kemarau di Kabupaten Cilacap diperkirakan terjadi pada dasarian kedua Mei atau pertengahan Mei 2026. Namun, wilayah pesisir tenggara seperti Kecamatan Binangun dan Nusawungu diprediksi lebih dulu memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Mei.
BMKG memprediksi durasi musim kemarau di Cilacap berlangsung selama 14 hingga 18 dasarian atau sekitar 140-180 hari, dengan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.
Selain Cilacap, prakiraan musim kemarau juga berlaku di wilayah selatan Jawa Tengah lainnya seperti Banyumas, Purbalingga, dan Kebumen.
Di Kabupaten Banyumas, awal musim kemarau diperkirakan berlangsung bertahap mulai dasarian pertama Mei di wilayah tenggara. Sementara wilayah barat daya, selatan, utara, dan tengah diprediksi memasuki musim kemarau pada dasarian kedua Mei.
Durasi musim kemarau di Banyumas diprakirakan berlangsung antara 11 hingga 18 dasarian dengan sifat musim yang lebih kering dibandingkan rata-rata klimatologis.
Sementara itu, di Kabupaten Purbalingga, musim kemarau diprediksi mulai pada dasarian pertama Juni di wilayah utara dan dasarian kedua Juni di wilayah barat laut serta selatan.
Adapun di Kabupaten Kebumen, wilayah tenggara dan selatan diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada dasarian pertama Mei. Sedangkan wilayah utara dan tengah diprediksi mengalami musim kemarau mulai dasarian kedua Juni.
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat mulai menyiapkan langkah mitigasi menghadapi musim kemarau 2026, terutama terkait kebutuhan air bersih dan sektor pertanian.
Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan yang biasanya meningkat saat musim kemarau panjang.
Teguh meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca dan iklim resmi dari BMKG guna mendukung langkah antisipasi dan pengurangan risiko selama musim kemarau berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja melonjak 40 persen saat libur sekolah, capai 63 ribu orang.
Animaccord membantah tuduhan bahwa Masha and the Bear menjadi alat propaganda Rusia. Studio menegaskan serial itu hanya mengusung nilai persahabatan dan imajina
Maroko lebih diunggulkan menghadapi Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berkat pengalaman, organisasi permainan, dan performa konsisten.
Pelaku usaha pigura di Sleman tertekan akibat kenaikan harga kaca dan kayu hingga 40 persen. Di saat yang sama, penjualan dilaporkan turun hingga 50 persen.
Petisi online yang menargetkan Sarwendah menjadi viral dan memicu perdebatan di media sosial. Puluhan ribu dukungan diklaim telah terkumpul.
Manuel Neuer dan Riyad Mahrez resmi pensiun dari tim nasional usai Piala Dunia 2026, menandai berakhirnya era dua legenda sepak bola dunia.