60 Pelajar Ikuti Inkubasi Saka Wirausaha DIY, Seleksi Berlanjut
Diskop UKM DIY membuka Inkubasi Saka Wirausaha Tahun Ketiga yang diikuti 60 peserta untuk membentuk mental dan bisnis wirausaha berkelanjutan.
Ilustrasi taksi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Blue Bird Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp1,45 triliun pada kuartal pertama 2026, tumbuh 11,6 persen secara tahunan. Kinerja ini diikuti capaian EBITDA sebesar Rp341,8 miliar serta laba bersih Rp157 miliar.
Capaian tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan di tengah tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat pada awal tahun. Dengan strategi operasional yang disiplin, Bluebird mampu mempertahankan daya saing di tengah beragam pilihan transportasi yang tersedia.
Layanan taksi menjadi salah satu kontributor utama dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 12 persen secara tahunan, menunjukkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri transportasi.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Adrianto Djokosoetono, menyatakan capaian ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga konsistensi layanan.
“Kami terus menjaga layanan tetap konsisten dengan memastikan armada selalu siap, kualitas layanan tetap terjaga, serta memanfaatkan teknologi untuk memastikan layanan lebih mudah diakses,” ujarnya.
Penguatan kanal digital turut mendorong pertumbuhan, tercermin dari peningkatan pengguna aplikasi MyBluebird sebesar 22,4 persen. Sementara itu, penggunaan fitur fixed price meningkat 29,2 persen secara tahunan, menandakan tingginya adopsi layanan berbasis digital oleh pelanggan.
Perseroan juga memanfaatkan teknologi untuk menganalisis pola permintaan secara lebih presisi, mulai dari wilayah operasional, momentum kegiatan, hingga waktu layanan, sehingga distribusi armada menjadi lebih efisien dan responsif.
Momentum Lebaran 2026 turut memberikan dorongan signifikan terhadap kinerja, dengan peningkatan permintaan selama periode mudik dan libur panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
Di sisi ekspansi, Bluebird memperluas jangkauan layanan melalui penambahan titik pangkalan yang meningkat sekitar 43 persen dibandingkan kuartal I tahun lalu, guna mendekatkan layanan kepada pelanggan.
Perusahaan juga melanjutkan pengembangan bisnis berkelanjutan melalui ekspansi kendaraan listrik di berbagai kota, termasuk Bandung dan Bali, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan mobilitas ramah lingkungan.
Selain itu, Bluebird terus memperkuat kesejahteraan pengemudi melalui peningkatan pendapatan yang kompetitif serta program apresiasi bagi pengemudi berprestasi, guna menjaga kualitas layanan tetap optimal.
“Sepanjang 2026, fokus kami adalah menjaga momentum pertumbuhan dengan terus memperkuat keandalan layanan melalui kesiapan armada, perluasan akses pelanggan, dan produktivitas operasional yang semakin baik,” tutup Adrianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Diskop UKM DIY membuka Inkubasi Saka Wirausaha Tahun Ketiga yang diikuti 60 peserta untuk membentuk mental dan bisnis wirausaha berkelanjutan.
Kejagung menerbitkan sprindik baru kasus dugaan TPPU dan menjadwalkan pemanggilan ulang Febrie Adriansyah serta NH pada 24 Juli 2026.
FIFA merilis Tim Terbaik Piala Dunia 2026. Spanyol dan Prancis mendominasi, sementara Messi, Mbappe, dan Haaland mengisi lini depan.
PAD pariwisata Sleman mencapai Rp203,98 miliar pada Semester I 2026. Prambanan Jazz dan Mandiri Jogja Marathon menjadi salah satu pendorong kenaikan.
Presiden Prabowo melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,7 persen menjadi Rp10.432,8 triliun pada Juni 2026, didorong penyaluran kredit.