Lulusan Paket C Bisa Kuliah, tetapi Tak Semua Jalur Terbuka
Ijazah Paket C setara SMA dan bisa digunakan untuk kuliah. Ketahui jalur seleksi, syarat kampus, dan aturan SNBT yang perlu diperhatikan.
Kecelakaan lalu lintas - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Duka mendalam kembali menyelimuti tragedi kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki milik PT Seleraya di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Seorang pasien yang tengah berjuang melewati masa kritis dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD Rupit pada Jumat (8/5/2026).
Korban teridentifikasi bernama Muhamad Fahrul Hubaidi, seorang pria berusia 32 tahun yang tercatat sebagai warga Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Kasatlantas Polres Muratara, AKP M Karim, mengonfirmasi bahwa Fahrul mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 11.00 WIB. Kematian korban disebabkan oleh luka bakar sangat serius yang diderita seusai tabrakan hebat tersebut.
Sebelum dinyatakan meninggal, Fahrul sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif di ruang ICU RSUD Rupit. Luka bakar yang menyelimuti tubuhnya diperkirakan mencapai 90 persen, yang secara medis tergolong sangat fatal. Kondisi fisik yang terus melemah membuat tim medis harus bekerja ekstra keras memantau perkembangan kesehatannya setiap jam.
“Korban atas nama Fahrul Hubaidi meninggal dunia pada pukul 11.00 WIB saat menjalani perawatan di RSUD Rupit,” tegas AKP M Karim, dikutip dari Antara. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa segala upaya maksimal telah dilakukan, namun tingkat kerusakan jaringan akibat luka bakar menjadi kendala utama.
Sebenarnya, tim medis telah menyusun rencana untuk merujuk Fahrul ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang guna mendapatkan fasilitas yang lebih lengkap. Evakuasi rencananya akan dilakukan menggunakan ambulans melalui jalur darat. Namun, rencana rujukan tersebut batal terlaksana karena kondisi kesehatan korban yang merosot tajam secara tiba-tiba.
Detik-detik sebelum proses evakuasi dimulai, Fahrul dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter yang menangani. Hingga saat ini, pihak kepolisian di wilayah Muratara masih terus melakukan pendataan terhadap seluruh korban kecelakaan. Langkah penanganan lanjutan juga sedang dilakukan untuk memastikan seluruh hak korban dan proses hukum berjalan semestinya.
Terkait pemulangan jenazah, pihak kepolisian belum bisa memberikan kepastian mengenai lokasi tujuan akhir. Belum diketahui apakah jenazah akan dibawa terlebih dahulu ke RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang atau langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Jawa Tengah. Koordinasi dengan pihak keluarga korban di Tegal masih terus dilakukan secara intensif.
Kecelakaan maut yang melibatkan bus penumpang dan truk tangki minyak ini menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan di jalur lintas Sumatera. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat melintasi area yang rawan kecelakaan di wilayah Sumatera Selatan. Hingga berita ini diturunkan, olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan penyebab pasti kecelakaan masih terus bergulir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ijazah Paket C setara SMA dan bisa digunakan untuk kuliah. Ketahui jalur seleksi, syarat kampus, dan aturan SNBT yang perlu diperhatikan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.