Advertisement
BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—BPJS Kesehatan menghadirkan delapan program andalan (quick wins) untuk periode 2026–2031 guna mempercepat layanan dan menjawab keluhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mulai dari administrasi hingga akses layanan kesehatan.
Program ini diluncurkan bersamaan dengan penguatan layanan digital, termasuk Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) yang kini beroperasi 24 jam penuh.
Advertisement
Untuk memudahkan memahami arah kebijakan terbaru tersebut, berikut delapan program andalan BPJS Kesehatan:
Program untuk Percepat Layanan Peserta
BACA JUGA
- Respons Cepat Solutif
Program ini difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN secara cepat dan solutif, sekaligus memperluas jangkauan layanan hingga ke wilayah pedesaan. Salah satu implementasinya adalah layanan PANDAWA yang kini aktif 24 jam. - Iuran Kuat
Dirancang untuk menjaga keberlanjutan program JKN melalui pengelolaan iuran yang lebih optimal agar sistem tetap stabil. - Prolanis Muda (Program Pengelolaan Penyakit Kronis)
Menyasar peserta usia lebih muda untuk pengendalian penyakit kronis sejak dini sehingga kualitas hidup tetap terjaga. - Eliminasi Inefisiensi
Fokus pada penyederhanaan proses layanan agar lebih cepat, efisien, dan tidak berbelit bagi peserta.
Program Kolaborasi Perluas Jangkauan
- P-Care MBG
Program pemantauan kesehatan siswa penerima MBG di sekolah serta status kepesertaan JKN petugas SPPG di sejumlah lokasi. - Siswa Sehat Sekolah Rakyat
Pemeriksaan kesehatan berkala bagi siswa di sekolah rakyat guna mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini. - Desa Sehat JKN
Kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk menghadirkan fasilitas layanan kesehatan berbasis desa. - JKN 3T
Program layanan kesehatan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar melalui kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL serta pengiriman tenaga kesehatan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa program quick wins ini dirancang berdasarkan kebutuhan nyata peserta JKN yang menginginkan layanan cepat dan solutif.
“Harapan masyarakat sama, yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan,” katanya, Rabu (15/4/2026).
Ia menegaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor kesehatan.
Secara keseluruhan, delapan program ini dibagi menjadi dua pendekatan utama, yakni peningkatan layanan langsung kepada peserta dan penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas jangkauan layanan.
Langkah ini sekaligus menandai arah baru BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih responsif, merata, dan berbasis kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
- Kemarau Lebih Kering Tahun Ini, Intai Cadangan Air Tanah
Advertisement
Dua Titik di Parangtritis Disisir Petugas, Miras Oplosan Terbongkar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Remaja Tewas di Arteri Madukoro Seusai Tabrak Lari Malam Hari
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- FEB UI Masuk Empat Besar Dunia Sekolah Ekonomi Islam
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
Advertisement
Advertisement








