Advertisement
Rusia Dorong Warga Pakai Aplikasi MAX Meski Banyak Tak Nyaman
Presiden Rusia Vladimir Putin. ANTARA - Anadolu
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah Rusia mendorong warganya untuk menggunakan aplikasi pesan dalam negeri bernama MAX, namun langkah ini menimbulkan penolakan dan kekhawatiran dari sebagian masyarakat. Warga mengaku terpaksa mengunduh aplikasi itu untuk keperluan pekerjaan atau layanan publik, meski merasa tidak nyaman dengan penggunaannya.
Langkah ini bagian dari upaya Rusia memperkuat kontrol digital, termasuk membatasi akses ke layanan asing seperti Telegram dan WhatsApp. Pejabat pemerintah menegaskan aplikasi lokal penting untuk menjaga keamanan negara, dengan alasan aplikasi asing rentan disusupi intelijen negara lain.
Advertisement
MAX dikembangkan oleh perusahaan VK, yang dikenal dekat dengan lingkaran kekuasaan Presiden Vladimir Putin. Meski dipromosikan sebagai aplikasi pesan nasional, sebagian pengguna tetap memilih menggunakan aplikasi lama yang sudah familiar, meskipun aksesnya terbatas. Ada juga warga yang sepenuhnya menolak menggunakan MAX karena khawatir data pribadi bisa dipantau pihak berwenang.
Beberapa aktivis menyoroti potensi aplikasi ini untuk memantau aktivitas warga dan menganalisis percakapan menggunakan teknologi AI. Kekhawatiran semakin meningkat karena sejumlah layanan publik kini mengharuskan verifikasi melalui MAX, membuat sebagian warga merasa tidak punya pilihan lain.
BACA JUGA
Kepala portal informasi TelecomDaily, Denis Kuskov, menekankan penggunaan aplikasi seharusnya menjadi pilihan pribadi, bukan kewajiban, terutama jika aplikasi belum siap sepenuhnya. “Saya percaya menginstal aplikasi atau memesan layanan harus menjadi pilihan pribadi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Mendikdasmen Minta Siswa Tak Terjebak Soal Sulit Tes TKA
- Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
- Wacana Batas Usia Medsos Picu Kekhawatiran Baru, Ini Kata Pakar
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Timnas Hoki Indonesia Naik ke Peringkat 2 Usai Tumbangkan Kazakhstan
- NGUDARASA: Timor Leste, Nasibmu Kini
Advertisement
Advertisement








