Advertisement
Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran, Termasuk Pembangkit Listrik
Donald Trump. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan ancaman baru terhadap Iran di tengah konflik yang terus meningkat di Timur Tengah. Ia memperingatkan kemungkinan serangan terhadap infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan.
Dalam pernyataannya melalui platform Truth Social, Trump menyebut serangan tersebut bisa terjadi dalam waktu dekat.
Advertisement
“Selasa akan menjadi hari [kemungkinan serangan terhadap] pembangkit listrik dan jembatan di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu,” tulisnya.
Ultimatum Selat Hormuz
BACA JUGA
Trump juga menegaskan bahwa Iran harus segera membuka kembali Selat Hormuz. Jika tidak, ia memperingatkan konsekuensi berat akan dihadapi Teheran.
Ia bahkan memberikan tenggat waktu baru selama 48 jam bagi Iran untuk mencapai kesepakatan, termasuk terkait isu nuklir maupun akses jalur pelayaran tersebut.
“Waktu hampir habis — 48 jam sebelum neraka menimpa mereka,” tegas Trump.
Latar Belakang Konflik
Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah target di Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan pesawat nirawak dan rudal ke wilayah Israel, serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan kawasan Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
Dampak ke Jalur Energi Dunia
Selain aksi militer, Iran juga membatasi pergerakan kapal di Selat Hormuz—jalur penting distribusi energi global. Kebijakan ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia.
Sebelumnya, pada 26 Maret, Trump sempat memperpanjang tenggat negosiasi nuklir menjadi 10 hari setelah Iran mengizinkan sejumlah kapal tanker minyak melintas. Namun hingga kini, tekanan terhadap Teheran justru semakin meningkat.
Situasi ini memperlihatkan eskalasi konflik yang belum mereda, dengan risiko meluasnya dampak tidak hanya pada keamanan kawasan, tetapi juga stabilitas ekonomi global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Hujan Menyapu DIY Seharian, Aktivitas Warga Berpotensi Terganggu
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
Advertisement
Advertisement






