Advertisement

Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah

Newswire
Jum'at, 03 April 2026 - 22:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah Bahan pangan / ilustrasi Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, ISTANBUL—Kenaikan harga pangan global kembali terjadi pada Maret 2026. Food and Agriculture Organization (FAO) melaporkan lonjakan sebesar 2,4% dibandingkan bulan sebelumnya, yang dipicu meningkatnya biaya energi di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

Tren ini menjadi kenaikan bulanan kedua secara beruntun, dengan hampir seluruh kelompok komoditas utama mengalami peningkatan. Mulai dari sereal, daging, produk susu, minyak nabati, hingga gula menunjukkan pergerakan naik.

Advertisement

Secara tahunan, Indeks Harga Pangan FAO juga mencatat kenaikan, yakni sekitar 1% atau bertambah 1,2 poin dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada kelompok sereal, indeks harga meningkat 1,5% secara bulanan ke level 110,4 poin, serta naik tipis 0,6% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, lonjakan paling signifikan terjadi pada minyak nabati yang mencapai rata-rata 183,1 poin, atau naik 5,1% dari Februari dan melonjak 13,2% secara tahunan.

FAO menyebut harga minyak sawit internasional bahkan menyentuh level tertinggi sejak pertengahan 2022. Posisi ini membuatnya diperdagangkan lebih mahal dibandingkan minyak kedelai, dipicu efek rambatan dari kenaikan tajam harga minyak mentah dunia.

Di sisi lain, harga daging juga menunjukkan tren naik dengan indeks mencapai 127,7 poin, meningkat 1% secara bulanan dan lebih dari 8% secara tahunan. Produk susu ikut terkerek 1,2% menjadi 120,9 poin, meski masih lebih rendah dibandingkan Maret tahun lalu.

FAO menjelaskan, lonjakan harga energi turut memengaruhi pasar gula global. Kenaikan harga minyak mentah mendorong produsen besar seperti Brasil untuk mengalihkan lebih banyak tebu ke produksi etanol, sehingga pasokan gula berpotensi berkurang.

Selain itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga menambah tekanan terhadap distribusi dan perdagangan gula dunia. Kondisi ini membuat harga komoditas pangan global masih berpotensi berfluktuasi dalam beberapa waktu ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jadwal KA Bandara YIA 4 April 2026, Lengkap dari dan ke Jogja

Jadwal KA Bandara YIA 4 April 2026, Lengkap dari dan ke Jogja

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 01:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement